Senin, 15 September 2014

Produksi Semen Indonesia diprediksi 36,5 juta ton

Sabtu, 16 Februari 2013 20:11 WIB | 3.002 Views
Produksi Semen Indonesia diprediksi 36,5 juta ton
Sejumlah pekerja melakukan aktivitas bongkar muat semen di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, Kamis (10/1). (ANTARA/Wahyu Putro A)
Rembang (ANTARA News) - Kapasitas produksi perusahaan semen yang tergabung pada grup PT Semen Indonesia diprediksi bisa mencapai 36,5 ton pada 2016.

"Peningkatan kapasitas produksi hingga 36,5 ton per tahun itu karena ada tambahan pabrik semen baru, seperti di Kabupaten Rembang dan Sumatera Barat, serta pabrik-pabrik baru lainnya," kata Direktur Utama PT Semen Indonesia Dwi Soetjipto di Rembang, Jateng, Sabtu.

Untuk kapasitas produksi dari pabrik semen yang ada saat ini yang mencapai 27 ton, memberikan andil sekitar 45 persen dari total kapasitas produksi pabrik semen di Tanah Air.

Dari kapasitas produksi 27 ton semen per tahun tersebut, di antaranya dihasilkan oleh Pabrik Semen Gresik sebanyak 13 juta ton, Pabrik Semen Padang sebanyak 6,5 juta ton, dan Pabrik Semen Tonasa sebanyak 7,5 juta ton.

"Jika kapasitas produksi yang ada saat ini ditambah dengan Pabrik Semen Thang Long Vietnam, maka kapasitas total group PT Semen Indonesia menjadi 29,3 juta ton," ujarnya.

Ia mengatakan, peningkatan kapasitas produksi dilakukan secara terukur, yang merupakan salah satu strategi perseroan untuk mempertahankan posisi sebagai pemimpin pasar di industri semen nasional.

Peningkatan kapasitas produksi, kata Dwi, sebagai bagian dari tanggung jawab perseroan untuk menopang pertumbuhan ekonomi nasional dengan memenuhi permintaan semen yang terus meningkat.

Terkait kinerja, katanya, sepanjang 2012 perseroan mampu menjual 22,5 juta ton semen atau meningkat 14,7 persen dibanding realisasi penjualan 2011 sebesar 19,6 juta ton.

Pertumbuhan penjualan Semen Indonesia, katanya, mampu melampaui rata-rata pertumbuhan industri semen secara nasional yang hanya 14,5 persen.

Hingga September 2012, Semen Indonesia membukukan pendapatan sebesar Rp13,677 triliun atau meningkat 17,7 persen dibanding periode yang sama tahun 2011.

Kinerja menggembirakan tersebut, membuat laba bersih perseroan hingga September 2012 melonjak 22,8 persen menjadi Rp3,38 triliun. Sedangkan kinerja hingga Desember 2012, katanya, masih dalam tahap audit.

Terkait dengan rencana pembangunan pabrik semen di Rembang, katanya, konstruksi pabrik akan dimulai pada kuartal pertama 2013 sampai kuartal pertama 2016 yang melibatkan sekitar 3.500 tenaga kerja proyek.

"`Commissioning` pabrik ditargetkan pada awal 2016. Sedangkan pengoperasiannya secara penuh ditargetkan mulai kuartal ketiga 2016," ujarnya.

(KR-AN/N002)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © 2013

Komentar Pembaca
Baca Juga