Selasa, 21 Oktober 2014

Chris John sumbang sabuk kemenangannya ke pemerintah

| 3.129 Views
id chris john, chris john sumbangkan sabuk kemenangan, menpora roy suryo,
Chris John sumbang sabuk kemenangannya ke pemerintah
Chris John. (ANTARA)
Ini adalah sebuah penghargaan bagi pemerintah
Jakarta (ANTARA News) - Pemegang sabuk tinju Super Champion WBA Chris John menyumbangkan salah satu sabuk kemenangannya ke pemerintah dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Chris John datang ke Kemenpora Jakarta, Jumat, didampingi oleh pelatihnya dan langsung memberikan sabuk Super Champion itu kepada Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo.

"Saya sudah banyak menerima sabuk Super Champion, makanya saya menyumbangkan satu di antaranya ke pemerintah. Ini sabuk yang kedua," kata Chris John usai bertemu dengan Menpora.

Selain menyumbang satu sabuk kemenangannya, petinju yang berjuluk The Dragon itu juga meminta dukungan dari pemerintah karena akan kembali naik ring guna mempertahankan statutasnya sebagai raja di kelas bulu.

Menurut rencana, petinju kelahiran Banjarnegara Jawa Tengah itu akan kembali naik ring 14 April mendatang, namun hingga saat ini belum ditentukan lokasi pertandingannya.

"Semuanya akan saya jelaskan 5 Maret nanti termasuk lokasi pertandingan," kata petinju yang memiliki rekor 50 kali pertandingan, di antaranya 22 kemenangan KO dan belum pernah mengalami kekalahan ini.

Petinju yang saat ini dilatih oleh Craig Christian itu berharap pertandingannya nanti bisa digelar di Indonesia. Untuk itu pihaknya bersama manajemen akan berusaha mengupayakannya.

Sementara itu Menpora Roy Suryo mengaku sangat bangga dengan prestasi yang diraih oleh Chris John. Apalagi pemerintah juga mendapat sebuah sabuk kemenangan yang mampu mengharumkan nama bangsa ini.

"Ini adalah sebuah penghargaan bagi pemerintah. Sabuk ini akan kami pasang di kantor ini supaya memberikan semangat kepada generasi muda agar bisa lebih berpreastasi," katanya usai menerima Chris John dan rombongan.

(B016)

Editor: Fitri Supratiwi

COPYRIGHT © ANTARA 2013

Komentar Pembaca
Baca Juga