Jayapura (ANTARA News) - Pemandu bakat Robby Maruanaya memastikan sebanyak 24 pemain dari Papua lolos dalam seleksi timnas proyeksi U-16 dan U-19 setelah dilakukan penjaringan selama dua hari di Kota Jayapura.

"Jadi yang benar itu 24 pemain yang lolos seleksi bukan 48 pemain seperti yang disampaikan tadi, dengan perincian 22 pemain utama dan dua pemain cadangan," kata Robby Maruanaya di Jayapura, Papua, Selasa malam.

Ia mengatakan 24 pemain itu terdiri dari dua kelompok yakni kelompok umur 14 tahun untuk proyeksi timnas U-16 dan kelompok umur 17 tahun untuk proyeksi timnas U-19 tahun.

"Ke-24 pemain ini akan diumumkan setelah Pak Rasiman melaporkan hasilnya ke PSSI dan BTN. Pastinya dalam waktu dekat karena Pak Rasiman siang tadi sudah berangkat ke Jakarta," katanya.

Robby mengatakan dalam proses seleksi yang dilakukan selama dua hari yakni dari Senin (11/8) hingga Selasa siang, telah didapatkan 22 pemain utama dengan dua pemain cadangan.

"Dari 600-an peserta yang ikut seleksi sejak hari pertama hingga hari ini, yang berhak lolos itu hanya 24 pemain. Rata-rata yang ikuti seleksi merupakan anak-anak Papua yang berbakat, mereka ini tinggal dipoles," katanya.

Ketika disinggung kapan para pemain asal Papua tersebut mengikuti latihan atau pun diklat, mantan Pelatih Persiwa Wamena dan Perseru Serui itu, menyampaikan bahwa awal September puluhan pemain tersebut akan bertolak ke Jakarta.

"Mereka akan berlatih di Bogor, Jawa Barat, markasnya Pelita Jaya bersama anak-anak terpilih lainnya dari Jawa Tengah dan Jawa Timur," katanya.

Pelatih bertubuh subur itu juga menyampaikan bahwa Papua menjadi salah satu tempat yang diperhatikan karena sering melahirkan talenta-talenta olahraga khususnya dibidang sepak bola.

"Keberadaaan Asisten Pelatih Timnas U-17 Rasiman itu membuktikan bahwa Papua menjadi tempat penghasil pemain-pemain sepak bola. Harapannya, kedepan ada pemain-pemain muda dari hasil seleksi ini menjadi bintang lapangan hijau," katanya.

(KR-ARG/A058)

Pewarta: Alfian Rumagit
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2014