Washington (ANTARA News) - China, pembeli utama surat utang pemerintah AS, meningkatkan kepemilikannya pada Mei, menurut data terbaru dari Departemen Keuangan AS pada Senin.

Xinhua melaporkan China meningkatkan kepemilikan surat utang AS sebesar 1,2 miliar dolar AS pada Mei, menambah total kepemilikannya menjadi 1,244 triliun dolar AS.

Negara ini telah memotong kepemilikannya pada April dan Maret.

Jepang, pemegang asing terbesar kedua surat utang pemerintah AS, memangkas kepemilikannya sebesar 9,6 miliar dolar AS menjadi 1,1332 triliun dolar AS pada Mei.

Pada akhir Mei, kepemilikan asing secara keseluruhan atas surat utang pemerintah AS turun menjadi 6,2083 triliun dolar AS dari 6,2385 triliun dolar AS pada April.

(Uu.A026)


Editor: Heppy Ratna Sari
Copyright © ANTARA 2016