New York (ANTARA News) - Harga minyak menguat untuk sesi keempat berturut-turut menyusul keputusan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) untuk memangkas produksi, karena investor memperkirakan pasokan dan permintaan minyak mentah tidak lama lagi akan berimbang.

Kesepakatan OPEC telah memberikan para spekulan dorongan untuk meningkatkan taruhan pada harga minyak yang lebih tinggi. Kelompok kartel minyak pada pekan lalu sepakat untuk mengurangi produksi 1,2 juta barel per hari mulai 1 Januari 2017.

Perhatian sekarang berbalik ke pertemuan akhir pekan ini antara negara-negara produsen minyak OPEC dan non-OPEC. Produsen minyak non-OPEC diharapkan menyusun rincian dari rencana memangkas produksi sebesar 600.000 barel per hari.

Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Januari, meningkat 0,11 dolar AS menjadi menetap di 51,79 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara itu, patokan global, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Februari, bertambah 0,48 dolar AS menjadi ditutup pada 54,94 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange. Demikian laporan Xinhua.

(UU.A026)

Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2016