Shimla (ANTARA News) - Pemimpin spiritual Tibet Dalai Lama, Jumat, menyambut baik tawaran Beijing untuk mengadakan pembicaraan dengan salah seorang wakilnya sekalipun ia membantah telah melakukan kegiatan "yang bertujuan memecah China". "Sejauh ini, kami belum menerima komunikasi resmi apa pun dari China mengenai pembicaraan itu. Ketika hal itu datang, kami akan mengkaji keadaan dan memberi jawaban selayaknya," kata Sekretaris Dalai Lama, Tenzin Takhla, melalui telefon dari McLeodganj. Ia mengatakan tak ada persyaratan yang akan diajukan bagi pembicaraan tersebut, "tapi pada saat yang sama Dalai Lama dan yang lain prihatin dengan penindasan yang berlangsung di Tibet". Mengenai permintaan China agar Dalai Lama melakukan "tindakan yang layak guna menghentikan kegiatan dengan tujuan memecah China" yang meliputi penghentian rencana dan hasutan bagi aksi kekerasan serta penghentian gangguan terhadap Olimpiade Beijing, Takhla mengatakan semua itu adalah "tuduhan tanpa dasar". Takhla mengatakan Dalai Lama telah lama mendukung Beijing menjadi tuan-ruamh Olimpiade dan secara terbuka menyampaikan dukungannya bagi penyelenggaraan pesta olahraga internasional itu pada beberapa kesempatan, demikian PTI. (*)

Pewarta:
Editor: AA Ariwibowo
Copyright © ANTARA 2008