counter

Akademisi bedah buku Siswa Mengenal Nusantara

Akademisi bedah buku Siswa Mengenal Nusantara

Dosen Unika De La Salle Manado Valentino Lumowa saat melakukan bedah buku kepada peserta SMN 2019. (ist)

siswa yang terpilih diharapkan akan menjadi Duta Daerah, Duta BUMN, Duta Indonesia
Manado (ANTARA) - Dosen Unika De La Salle Manado Valentino Lumowa melakukan bedah buku Siswa Mengenal Nusantara (SMN) dengan judul "Bingkai Anak Negeri" di Manado, Senin.

"Buku yang dibedah kali ini, yakni pengalaman dari ratusan siswa yang mengikuti SMN tahun 2018 lalu," kata Valentino di Manado, Senin.

Valentino mengatakan melalui kegiatan bedah buku ini, diharapkan bisa memberikan pemahaman yang baru pada peserta SMN tahun 2019 agar membuat tulisan atau diary yang lebih baik lagi dan terpenting memberi motivasi bagi orang lain.

Dia mengatakan melalui buku ini, ada pesan yang ingin disampaikan oleh Menteri BUMN Rini M Soemarno yakni Indonesia begitu besar, begitu kaya dengan budaya, namun banyak generasi muda yang tidak mengetahuinya.

Berangkat dari semangat tersebut, katanya, Kementerian BUMN mendorong BUMN yang berjumlah 114 untuk bersama-sama mewadahi program pengenalan Nusantara dan pengembangan rasa cinta tanah air yang ditanamkan kepada anak-anak SMU/SMK.

Menteri yakin bahwa dalam waktu sepuluh sampai tiga puluh tahun mendatang mereka akan menjadi pemimpin-pemimpin Indonesia yang akan melanjutkan kelangsungan Negara Kesatuan Republik Indonesia, katanya.

 
Dosen Unika De La Salle Manado Valentino Lumowa saat melakukan bedah buku kepada peserta SMN 2019. (ist)



"Di tangan mereka masa depan Indonesia. Oleh karena itu, Kementerian BUMN dan BUMN memiliki tanggung jawab yang besar untuk memberikan bekal kepada generasi penerus kita sejak dini, supaya mereka memiliki rasa kebanggaan yang kuat pada tanah air dan kelak akan menjaga kesatuan dan persatuan Republik Indonesia hingga Indonesia menjadi negara yang besar," katanya.

Melalui program yang diberi nama Siswa Mengenal Nusantara (SMN) ini, ujarnya, siswa yang terpilih diharapkan akan menjadi Duta Daerah, Duta BUMN, Duta Indonesia, yang akan membawa perubahan-perubahan positif sebagai role model bagi siswa yang lain setelah mereka selesai mengikuti kegiatan dan kembali ke daerahnya masing-masing.

"Di pundak generasi muda, khususnya siswa-siswi peserta SMN, kami menitipkan harapan dan tanggung jawab memajukan, mensejahterakan, menjaga kekayaan dan budaya, dan menjaga keutuhan NKRI di masa datang," katanya.  

Wujudkan semangat BUMN Hadir Untuk Negeri untuk melakukan yang terbaik sebagai bentuk tanggung jawab pengembangan generasi bangsa, ujarnya.

Sebuah kebanggaan tersendiri bahwa BUMN dapat ikut andil dalam memberikan kesempatan yang luar biasa kepada para siswa SMU/ SMK untuk menjaga keragaman, kearifan budaya dan kekayaan bangsa Indonesia dan menjaga keutuhan NKRI tercinta ini melalui Program SMN, kata dia.


Baca juga: ASABRI lakukan pembekalan Siswa Mengenal Nusantara
Baca juga: 27 siswa terbaik Sulsel akan ikuti SMN 2019
 

Pewarta: Nancy Lynda Tigauw
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tawa canda presiden bersama perwakilan siswa SD Papua

Komentar