counter

AIESEC ajak masyarakat Semarang kurangi penggunaan plastik

AIESEC ajak masyarakat Semarang kurangi penggunaan plastik

Mahasiswa yang tergabung dalam AIESEC bersama masyarakat melakukan sosialisasi pengurangan plastik. (Foto:Wisnu Adhi)

Para mahasiswa yang antusias mengikuti kegiatan juga menyosialisasikan pentingnya bank sampah yang sudah cukup familiar di kalangan masyarakat.
Semarang (ANTARA) - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam AIESEC atau organisasi kepemudaan di dunia yang bergerak dalam bidang pengabdian sosial dan pengembangan jiwa kepemimpinan melalui gerakan pertukaran pelajar, mengajak masyarakat Kota Semarang untuk mengurangi penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari.

"Melalui kegiatan 'reform eco day' yang dilaksanakan hari ini di RW 06 Kelurahan Jomblang, Kecamatan Candisari, ini kami mengajak masyarakat untuk kurangi penggunaan plastik dalam berbagai kesempatan sebagai bentuk kepedulian lingkungan," kata Ketua Pelaksana Acara "Reform Eco Day" Putri Yasmin di Semarang, Rabu (14/8).

Kegiatan "reform eco day" yang berlangsung di lapangan bola voli Kelurahan Jomblang terdiri dari diskusi dan ajang kreasi daur ulang sampah plastik dengan peserta sejumlah mahasiswa dari perguruan tinggi di Kota Semarang, serta mahasiswa asing dari Mesir, China, Hongkong, dan Slovakia.

Dalam kesempatan itu, para mahasiswa yang antusias mengikuti kegiatan juga menyosialisasikan pentingnya bank sampah yang sudah cukup familiar di kalangan masyarakat.

Baca juga: Pemkot Surabaya terbitkan surat larangan penggunaan kantong plastik

Menurut dia, bank sampah merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mengurangi jumlah sampah, terutama plastik yang diangkut ke tempat pembuangan akhir (TPA).

"Fokusnya pada sampah anorganik yang tidak bisa di daur ulang terutama plastik," ujarnya.

Pada ajang kreasi daur ulang, masyarakat diajak membuat atau menciptakan barang-barang yang berasal dari sampah plastik.

"Dari sampah-sampah plastik tersebut bisa didaur ulang menjadi pernak-pernik untuk memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang diperingati tiap tanggal 17 Agustus," katanya.

Selain mengurangi penggunaan plastik, masyarakat khususnya generasi muda juga diajak AIESEC untuk menerapkan gaya hidup yang ramah lingkungan.

Baca juga: Puteri Indonesia kampanyekan pengurangan plastik
Baca juga: WALHI nantikan komitmen Anies buat Pergub anti plastik

Pewarta: Wisnu Adhi Nugroho
Editor: Ridwan Chaidir
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar