counter

Pontianak ajak masyarakat ikut "memerangi" kebodohan

Pontianak ajak masyarakat ikut "memerangi" kebodohan

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono di Pontianak, seusai memimpin Upacara Bendera memperingati HUR Ke-74 RI di Keboen Sajoek Pontianak, Sabtu. (Foto Andilala)

Salah satunya masyarakat Kota Pontianak wajib sekolah 12 tahun,
Pontianak (ANTARA) - Pemerintah Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, mengajak masyarakat di kota itu untuk bersama-sama dalam "memerangi" kebodohan di momentum HUT Kemerdekaam Indonesia Ke-74, salah satunya dengan menyekolahkan anak-anak yang masih diusia sekolah.

"Dimomentum ini, mari kita bersama-sama dalam memerangi kebodohan, untuk Kota Pontianak sudah lama menerapkan wajib belajar hingga tingkat SMA/sederajat secara gratis," kata Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono di Pontianak, seusai memimpin Upacara Bendera memperingati HUT Ke-74 RI di Keboen Sajoek Pontianak, Sabtu.

Sesui dengan tema tahun ini, "SDM Unggul Indonesia Maju". Oleh sebab itu pemerintah bertekad untuk memerangi kebodohan, dan khususnya di lingkungan Kota Pontianak.

Baca juga: Korban banjir di Sigi tetap semangat sambut HUT Proklamasi RI

"Salah satunya masyarakat Kota Pontianak wajib sekolah 12 tahun, sehingga tidak ada lagi warga Pontianak yang usia sekolah tetapi tidak bersekolah, minimal wajib sekolah 12 tahun tersebut," ujarnya.

Edi juga berpendapat, momentum peringatan HUT ini pula tidak hanya menjadi sebuah kegiatan seremonial rutin, melainkan bagaimana sebagai bangsa Indonesia bisa ikut andil menjadikan Indonesia yang unggul sesuai dengan tema "SDM Unggul Indonesia Maju".

Untuk mencapai Indonesia yang unggul, sejalan dengan keinginan Presiden RI bahwa 2045 Indonesia diharapkan masuk dalam lima besar kekuatan dunia. "Ini merupakan tantangan bagi generasi penerus untuk bersama-sama kita berkomitmen menjaga keutuhan bangsa dan NKRI," pesannya.

Baca juga: Warga Pontianak kibarkan bendera merah putih di Sungai Kapuas

Diakuinya, saat ini sebagai tantangan terbesar adalah melawan diri sendiri. Hal lainnya adalah bagaimana para generasi penerus mampu menangkal radikalisme, terorisme dan perang terhadap narkoba," katanya.

Selain itu, menurut dia Pemkot Pontianak jauh hari juga sudah gencar dalam meningkatkan pembangunan infrastruktur pendidikan guna memajukan dunia pendidikan di kota itu.

Dalam kesempatan itu, ia menambahkan Pemkot Pontianak saat ini sedang memfokuskan dalam membangun infrastruktur salah satunya menyelesaikan pembangunan Jembatan Paralel landak.

"Termasuk juga melakukan pembebasan untuk pembangunan Jembatan Paralel Kapuas I, dalam mengatasi kemacetan dan mendorong pertumbuhan ekonomi," katanya.

Baca juga: Prabowo jadi inspektur upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI

Pewarta: Andilala
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kabupaten Nduga dan Kepulauan Yapen raih apresiasi khusus Festival Gapura

Komentar