counter

Prof Ling dukung pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan

Prof Ling dukung pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan

Gambar peta Pulau Kalimantan, diapit Pulau Sumatera di sebelah barat dan Pulau Sulawesi di sebelah timur, sebagai wilayah calon ibu kota baru pemerintahan. (ANTARA/Bayu Prasetyo)

Kepindahan ibu kota negara dari Pulau Jawa akan menyelamatkan ekologi Jawa yang terancam collaps.
Jakarta (ANTARA) - Perkumpulan Profesional Lingkungan (Prof. Ling) seluruh Indonesia secara nasional memberikan dukungan atas rencana kepindahan ibu kota negara dari pulau Jawa ke Pulau Kalimantan.

"Kepindahan ibu kota negara dari Pulau Jawa akan menyelamatkan ekologi Jawa yang terancam collaps," kata Ketua Prof. Ling Tasdiyanto Rohadi dalam konferensi pers kepindahan ibu kota negara dalam perspektif lingkungan hidup dan HAM di Gedung Sarinah, Jakarta, Senin.

Dia menuturkan kepindahan ibu kota negara akan memberikan kesempatan perencanaan kota yang lebih baik untuk lokasi ibu kota negara yang akan dibangun terutama dengan tata ruang, analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) dan infrastruktur lingkungan.

Baca juga: Darmin sebut swasta tertarik bangun ibu kota setelah tahu lokasi

Baca juga: Fahri: Indonesiasentris bukan pada lokasi ibu kota


 

Tasdiyanto menuturkan Pulau Kalimantan merupakan titik tengah wilayah Indonesia yang akan memberikan efek akses yang seimbang dan adil bagi seluruh daerah di Indonesia.

"Pulau Kalimantan lebih aman dari ancaman gempa bumi dan kelemahan berupa potensi kebakaran lahan dan hutan akan lebih terperhatikan dan semakin tertangani," ujarnya.

Menurut Tasdiyanto, kepindahan ibu kota negara ke Pulau Kalimantan akan memberikan efek domino pemerataan pembangunan, pemerataan ekonomi, kestabilan sosial politik dan budaya.

Dia juga mengatakan kepindahan ibu kota negara ke Pulau Kalimantan akan menciptakan pusat peradaban bagi bagi bangsa Indonesia.*

Baca juga: Presiden : Pendanaan Ibu Kota Baru dari kolaborasi swasta-BUMN

Baca juga: Akbar Tandjung minta pematangan rencana pembiayaan pemindahan ibu kota

Pewarta: Martha Herlinawati S
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar