counter

BMKG sebut pergerakan angin picu hujan lokal

BMKG sebut pergerakan angin picu hujan lokal

ilustrasi hujan (pixabay)

musim hujan diperkirakan baru akan terjadi sekitar awal bulan Oktober
Semarang (ANTARA) - Hujan yang mengguyur beberapa wilayah di Jawa Tengah beberapa hari terakhir diakibatkan oleh faktor angin yang membentuk kumpulan awan yang berpotensi menurunkan hujan di suatu wilayah.

"Hujan yang turun beberapa hari ini lebih pada hujan lokal," kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Semarang Iis Widya Harmoko di Semarang, Jumat.

Ia menjelaskan belokan dan perlambatan angin memicu pembentukan awan hujan di beberapa daerah.

Menurut dia, saat ini Jawa Tengah masih dalam musim kemarau.

Musim hujan sendiri, lanjut dia, diperkirakan baru akan terjadi sekitar awal bulan Oktober.

Baca juga: Musim penghujan sejumlah daerah akan mundur


Adapun jika dilihat dari sifatnya, lanjut dia,  hujan di Jawa Tengah masuk dalam kategori normal dan di bawah normal.

"Untuk di atas normal prakiraannya nol persen," katanya.

Adapun puncak musim hujan nanti, kata dia, diprakirakan terjadi antara Desember 2019 hingga Februari 2020.
 

Baca juga: BMKG: Awal musim hujan akhir November hingga awal Desember

Pewarta: Immanuel Citra Senjaya
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

1.278 titik panas kepung Sumatera, Riau peringkat 3 terbanyak

Komentar