counter

Pemkab Ponorogo dorong desa/kelurahan kembangkan reog

Pemkab Ponorogo dorong desa/kelurahan kembangkan reog

Salah satu penari Bujangganong grup reog Ki Onggo Pati, Desa Plunturan, Kabupaten Ponorogo saat Gelar Reog yang merupakan bagian dari Festival Bumi Reyog dan rangkaian Hari Jadi ke-523 Kabupaten Ponorogo dan Perayaan Grebeg Suro di Ponorogo, Minggu (25/8/2019). (ANTARA/Dewanto Samodro)

Ponorogo (ANTARA) - Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata Kabupaten Ponorogo Bambang Wibisono mengatakan Pemerintah Kabupaten mendorong setiap desa dan kelurahan di Ponorogo untuk terus mengembangkan seni budaya reog.

"Terdapat 307 kelurahan dan desa di Ponorogo dan grup reog yang tercatat di Dinas Pariwisata ada 357 grup," kata Bambang di Ponorogo, Selasa.

Bambang mengatakan sejak 2013 Pemerintah Kabupaten Ponorogo telah memberikan bantuan stimulan untuk desa dan kelurahan yang mengembangkan reog. Hingga 2018 sudah ada sekitar 250 desa yang mendapatkan bantuan tersebut.

Selain memberikan bantuan, Pemerintah Kabupaten Ponorogo bekerja sama dengan Yayasan Reyog Ponorogo dan Dewan Kesenian Kabupaten Ponorogo mengadakan gelar reog di masing-masing kecamatan setiap tanggal 11 setiap bulan.

Ketua Dewan Kesenian Kabupaten Ponorogo Arim Kamandoko mengatakan seni budaya reog sudah mendarah daging di kalangan masyarakat Ponorogo sehingga masing-masing desa dan kelurahan memiliki grup reog, bahkan bisa dua grup.

"Desa atau kelurahan yang tidak memiliki grup reog pasti akan merasa malu. Reog digunakan dalam banyak kegiatan masyarakat seperti bersih desa hingga acara warga yang memiliki hajatan," tuturnya.

Sementara itu, peneliti reog Rido Kurnianto mengatakan yang lebih berkembang saat ini adalah reog garapan yang ditampilkan di panggung festival. Sedangkan reog obyog yang merupakan seni pertunjukan reog yang tidak terikat oleh aturan atau pakem, oleh sebagian pelaku reog garapan dipandang sebelah mata.

"Karena itu saya usulkan agar di setiap kecamatan dibangun alun-alun sebagai tempat reog obyog yang ada di masyarakat berekspresi sehingga mereka juga bisa dibina," katanya.

Sebagai salah satu upaya untuk semakin memperkenalkan reog kepada masyarakat Indonesia dan dunia internasional, Pemerintah Kabupaten Ponorogo menggelar Festival Reyog Mini dan Festival Nasional Reyog Ponorogo yang merupakan bagian dari Festival Bumi Reyog dan rangkaian Hari Jadi ke-523 Kabupaten Ponorogo dan Perayaan Grebeg Suro.

Pada 2019, Festival Reyog Mini merupakan penyelenggaraan yang ke-17, sedangkan Festival Nasional Reyog Ponorogo merupakan penyelenggaraan yang ke-26 yang didukung Platform Indonesiana dari Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 

Pewarta: Dewanto Samodro
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Napak tilas berdirinya Bumi Reog

Komentar