Wagub: populasi ternak sapi Sulteng jauh dari target

Wagub: populasi ternak sapi Sulteng jauh dari target

Wagub Sulteng Rusli Dg. Pallabi (ketifga kiri) menyaksikan seekor sapi peserta kontes di Sigi, JKumat (30/8) (Antaranews Sulteng/HO-Humas Pemprov)

Berdasarkan angka tetap Badan Pusat Statistik Sulawesi Tengah 2018, populasi sapi di Sulteng baru mencapai 343.600 ekor.
Palu (ANTARA) - Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Rusli Dg. Pallabi meminta seluruh insan peternakan di daerah itu untuk meningkatkan populasi ternak sapi karena realisasi program masih jauh dari target yang ditetapkan.

Saat menutup Lomba dan Kontes Ternak VIII Sulteng di Sigi, Jumat, Rusli mengungkapkan bahwa berdasarkan angka tetap Badan Pusat Statistik Sulawesi Tengah 2018, populasi sapi di Sulteng baru mencapai 343.600 ekor.

"Jumlah ini masih jauh sekali dari target yang ditetapkan sebanyak satu juta ekor sampai akhir 2019," ujarnya.

Ia mendesak seluruh pemangku kepentingan sektor peternakan sapi untuk menggenjot pelaksanaan upaya khusus sapi indukan wajib bunting (Upsus Siwab) dengan mengintensifkan inseminasi buatan, melakukan pengawasan terhadap pengeluaran ternak antarpulau, dan pengendalian pemotongan hewan betina produktif yang merupakan amanat UU No.2 Tahun 2017.

Selain itu, kata Wagub, peningkatan populasi menuju 'Sulteng sejuta sapi' masih banyak hal yang perlu dilakukan seperti menambah jumlah petugas inseminator, petugas pemeriksa kebuntingan (PKB), asisten teknis reproduksi (ATR) dan petugas recorder.

Ia minta pelaksanaan inseminasi buatan ditingkatkan karena kebutuhan bukan paksaan demikian juga intensifikasi kawin alam, monitoring dan evaluasi kegiatan pembinaan hijauan pakan ternak serta penanganan gangguan reproduksi.

Kepala Dinas Peternakan Provinsi Sulawesi Tengah Maya Malania Noor mengatakan lomba dan kontes ternak ini diikuti 11 kabupaten/kota sejak 28 Agustus yang dirangkaikan dengan pameran produk peternakan yang diikuti oleh pelaku usaha peternakan, pelaksanaan inseminasi buatan gratis, pelayanan kesehatan hewan berupa vaksinasi rabies dan pengobatan gratis serta lomba cipta produk olahan peternakan.

Kontes ternak ini diharapkan memberi motivasi para peternak untuk meningkatkan budidaya ternak sapi, kambing dan domba sehingga mampu menghasilkan mutu genetik ternak berbasis sumber daya lokal, serta membantu memasarkan ternak-ternak terbaik.
Baca juga: Australia serius Bantu Pengembangan Sapi Sulsel

Pewarta: Rolex Malaha
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Lomba Karapan Sapi antar penyintas di Sigi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar