counter

IndoHCF jaring inovasi kesehatan dari kegawatdaruratan hingga alkes

IndoHCF jaring inovasi kesehatan dari kegawatdaruratan hingga alkes

Ketua Umum IndoHCF Dr. dr. Supriyantoro, Sp.P, MARS (tengah) menjelaskan mekanisme IndoHCF Innovation Awards III-2019 di Jakarta, Sabtu (31/8/2019). (ANTARA/Aditya Ramadhan)

Jakarta (ANTARA) - Indonesia Healthcare Forum (IndoHCF) menjaring inovasi-inovasi di bidang kesehatan mulai dari kegawatdaruratan hingga alat kesehatan melalui IndoHCF Innovation Awards III-2019 yang telah mengerucut pada 10 finalis.

Ketua Umum IndoHCF Dr. dr. Supriyantoro, Sp.P, MARS mengatakan di Jakarta, Sabtu, IndoHCF telah menjaring 10 besar inovator masing-masing di kategori Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT), Program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), Kreasi Alat Kesehatan, dan Information And Communication Technology (ICT) Bidang Kesehatan.

Supriyantoro mengatakan program penghargaan IndoHCF Innovation Awards merupakan apresiasi yang diberikan kepada instansi dan individu, atau kelompok perorangan yang telah berhasil menjalankan program-program peningkatan pelayanan kesehatan di Indonesia.

"Harapan kami apresiasi ini dapat memacu stakeholder dan inovator di bidang kesehatan untuk terus menciptakan lebih banyak lagi inovasi dan teknologi yang berkelanjutan guna meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia," kata dia.

Sebanyak masing-masing 10 finalis dari empat kategori akan dikerucutkan lagi menjadi lima besar yang nantinya akan ditetapkan sebagai pemenang dalam acara yang bertepatan dengan Hari Kesehatan Nasional 2019 di ICE BSD November mendatang.

Sebanyak 10 finalis dari empat kategori dipilih dari 108 peserta yang mendaftar sejak 1 Januari 2019 hingga 31 Juli 2019.

Para pemenang IndoHCF Innovation Award tersebut akan mendapatkan penghargaan berupa hadiah uang tunai Rp20 juta, Rp30 juta, dan Rp50 juta untuk posisi tiga hingga satu.

Baca juga: Menkes kagumi Celestine siswa penemu inovasi pengukur gula darah Namun selain itu IndoHCF melalui PT IDS Medical Systems Indonesia akan menjembatani hasil inovasi dari para inovator di IndoHCF Innovation Award kepada para investor dan dunia industri.

Hasil penyelenggaran IndoHCF Innovation Awards 2017 dan 2018 lalu telah dibukukan dalam buku dengan judul “50 Karya Terbaik IndoHCF Innovation Awards I-2017” dan “20 Karya Terbaik IndoHCF Innovation Awards II-2018” yang digunakan sebagai media informasi bagi para pengembang industri kesehatan.

IndoHCF Innovation Awards III-2019 menggandeng perusahaan teknologi rintisan bidang kesehatan HaloDoC untuk sub-kategori e-Health. Finalis sub-kategori ini memiliki kesempatan untuk mempresentasikan karya inovasinya langsung kepada investor dari HaloDoc.

Selain itu finalis lima besar dari kategori Inovasi Alat Kesehatan dan ICT Bidang Kesehatan akan mendapatkan kesempatan untuk berpartisipasi dalam expo inovasi kesehatan yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan RI pada 7-9 November 2019.

Supriyantoro berharap IndoHCF Innovation Awards dapat menjadi media penghubung pelbagai inovasi karya anak bangsa, sebagai upaya pemberdayaan masyarakat dalam memberikan kontribusi pembangunan kesehatan menuju Indonesia Sehat.

Baca juga: Inovasi kesehatan usaha rintisan Indonesia siap tembus pasar global

Baca juga: Startup Indonesia ini bawa inovasi TeleCTG ke tingkat internasional


Pewarta: Aditya Ramadhan
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Hubungi 119, dokter datangi rumah warga Jabar

Komentar