Makassar, (ANTARA News) - Sebanyak 182 orang penumpang Kapal Motor (KM) Teratai Prima yang bertolak dari Pelabuhan Pare-pare, Sulawesi Selatan (Sulsel) menuju Balikpapan, hingga kini belum ditemukan setelah KM Teratai tenggelam sekitar pukul 04.00 Wita, Minggu.

KM Teratai bertolak dari Pelabuhan Parepare, Sulsel ke Balikpapan pada pukul 16.00 Wita dan ditengah perjalanan di Perairan Parepare pada Minggu dini hari nasib naas menimpa para penumpang yang berjumlah 200 orang, karena kapalnya tenggelam akibat ombak yang tinggi.

Dari 200 orang penumpang KM Teratai, berdasarkan informasi dari Koordinator SAR Universitas Hasanuddin (Unhas), Salman, sebanyak 18 orang sudah dievakuasi berkat bantuan nelayan asal Kabupaten Mejene, Sulawesi Barat (Sulbar). Sementara 182 orang penumpang lainnya belum berhasil ditemukan.(*)

Pewarta:
Editor: Aditia Maruli Radja
Copyright © ANTARA 2009