counter

Pasha Ungu: Ambon berperan lahirkan musisi berkelas

Pasha Ungu: Ambon berperan lahirkan musisi berkelas

Wakil Wali kota Palu Sigit Purnomo atau pasha Ungu saat menghadiri HUT Kota ke-444 di Ambon, Sabtu (7/9/2019). ANTARA/ Penina Fiolana Mayaut

Banyak hal tekait dengan musik di kita bisa mulai dari Kota Ambon."
Ambon (ANTARA) - Wakil Wali Kota Palu, Sulawesi Tengah,  Sigit Purnomo Syamsuddin Said atau yang akrab disapa Pasha Ungu, menyatakan bahwa Kota Ambon berperan melahirkan musisi hebat dan berkelas di Indonesia.

"Indonesia, bahkan dunia, tahu kalau Ambon merupakan salah satu kota yang memiliki peran penting dalam melahirkan musisi hebat di Indonesia," katanya saat menghadiri Hari Ulang Tahun ke-444 Kota Ambon di Ibu Kota Provinsi Maluku itu, Sabtu.

Dikatakannya, penetapan Ambon sebagai Kota Musik Dunia versi Organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan (UNESCO) yang rencananya diresmikan pada November 2019 merupakan upaya untuk semakin memperkuat identitas Ambon sebagai kota musik.

Baca juga: Industri musik kota Ambon dipromosikan ke dunia internasional

"Penetapan Ambon sebagai Kota Musik Dunia semakin memperkuat identitas Ambon yang melahirkan musisi hebat baik bertaraf lokal, nasional dan internasional ke depan," ujarnya.

Sigit menjelaskan, Ambon sebagai kota musik bukan hal baru karena sebagian musisi di Indonesia merupakan orang Ambon.

Upaya Ambon menjadi Kota Musik Dunia versi UNESCO, menurut dia, telah disampaikan pula dari teman musisi Glen Fredly sejak tahun lalu.

Sebagai musisi, ia berharap hal itu segera di tetapkan oleh UNESCO.

"Banyak hal terkait dengan musik di kita bisa mulai dari Kota Ambon," ujarnya.

Baca juga: Rekomendasi JKK UNESCO syarat Ambon kota Musik Dunia, ujar Direktur AMO
Baca juga: IAIN Ambon akan buka prodi musik Islami


"Silakan Amerika punya New York, silakan Prancis punya Paris, Belanda punya Amsterdam, tetapi Indonesia punya kota Ambon sebagai kota musik," tandasnya.

Kehadiran Wawali Palu di HUT Kota Ambon itu sebagai upaya memenuhi undangan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon.

"Kebetulan Pak Wali Kota Palu saat ini berada di Filipina, dan saya diminta untuk hadir di HUT ke-444 Kota Ambon," katanya.

Sigit menambahkan, kehadirannya di Ambon sebagai ruang dan kesempatan bagi Pemkot Palu mengucapkan terimakasih kepada Provinsi Maluku, Pemkot Ambon, dan khususnya Warga masyarakat Kota Ambon.

Mereka semua, dinilainya, begitu luar biasa memberikan sumbangsih dana, tenaga, dan pikiran bagi percepatan pemulihan setelah bencana di Palu pada akhir September 2018.

"Saya sangat berbahagia sekali bisa hadir di acara meriah dan penuh syukur sekaligus memberikan apresiasi bagi pemerintah dan warga kota Ambon yang telah membantu kami pemulihan paska bencana, intinya Ambon semakin manis," demikian penegasan mantan vokalis band Ungu itu.

Baca juga: Pemkot siapkan regulasi wujudkan Ambon kota musik dunia
Baca juga: Bekraf canangkan Ambon kota musik dunia

Pewarta: Penina Fiolana Mayaut
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar