Ini tanggapan Kemenhub soal kehadiran Gaspol dan Cyberjeck

Ini tanggapan Kemenhub  soal kehadiran Gaspol dan Cyberjeck

Direktur Angkutan Jalan Kemenhub Ahmad Yani (kanan) di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang pada Selasa (10/9/2019). ANTARA/Aji Cakti

Kalau saya tanggapannya oke-oke saja
Tangerang, Banten (ANTARA) - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyambut baik kehadiran dua aplikator transportasi daring baru yakni Gaspol dan Cyberjeck.

"Kalau saya tanggapannya oke-oke saja, ini meningkatkan persaingan sehat di antara aplikator-aplikator yang ada," ujar Direktur Angkutan Jalan Kemenhub Ahmad Yani di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa.

Ahmad Yani berharap kehadiran Gaspol dan Cyberjeck ini dapat menambah semarak dan semangat atas pelayanan transportasi daring.

Sebelumnya Koperasi TASS Indonesia Nusantara (Koptassindo) menghadirkan layanan ojek online bernama Cyberjek yang akan memberikan keuntungan bagi mitra pengemudi dan penumpang.

Founder Cyberjek, Ricky Wee mengatakan bahwa Cyberjek tidak sekedar layanan ojek online, tapi juga akan memberikan bantuan modal usaha bagi istri atau suami mitra ojek online yang ingin menjual sembako.

Karena itu, Koptassindo menjalin kerjasama dengan Bulog, RNI Nusindo, Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) dan PT Pertani untuk penyediaan beras, gula, tepung dan kebutuhan rumah tangga lainnya.

Cyberjek juga akan memberikan bantuan modal usaha bagi keluarga driver, sehingga bisa meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga.

Bahkan bagi anak-anak pengemudi, Cyberjek juga memfasilitasi pendidikan murah sehingga mereka bisa bersekolah, sampai ke perguruan tinggi.

Karena itu, Cyberjek tidak memotong pendapatan pengemudi. Semua pendapatan pengemudi, sepenuhnya menjadi hak mereka.

Sedangkan Gaspol merupakan dimiliki oleh PT Gaspol Angkasa Surya yang merupakan singkatan dari Gerakan Anti Susah Pengemudi Online.

Manajemen mengklaim bahwa perusahaan telah beroperasi sejak Juli lalu, dan saat ini telah memiliki sekitar 6 ribu mitra pengemudi yang bergabung di wilayah Jabodetabek, Bali, Lampung, Pontianak, dan Surabaya.

Baca juga: Kemenhub: Koperasi penyedia armada jangan jadi koperasi cangkang
Baca juga: Kemenhub sambut baik inovasi terbaru Gojek di Bandara Soetta


Pewarta: Aji Cakti
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kemenhub usul jaket ojek online bukan milik pribadi

Komentar