counter

Pemkot Pontianak belum bisa pastikan akhir libur sekolah

Pemkot Pontianak belum bisa pastikan akhir libur sekolah

Kabut asap yang semakin tebal sehingga matahari tambah berwarna kemerah-merahan di Kota Pontianak, Provinsi Kalbar, Senin (16/9/2019). ANTARA/Andilala

Pontianak (ANTARA) - Pemerintah Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat masih belum memastikan batas libur kabut asap sekolah tingkat PAUD hingga SMP atau apakah masih harus diperpanjang terkait kondisi kebakaran hutan dan lahan yang masih berlangsung.

"Hal yang jelas libur sekolah akan berakhir Selasa (17/9) dan akan masuk kembali Rabu (18/9), tetapi kami akan memantau terus perkembangan cuaca atau ISPU (indeks standar pencemaran udara) apakan membaik atau malah sebaliknya," kata Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono di Pontianak, Senin.

Ia berharap, arah angin tidak mengarah ke Kota Pontianak, sehingga kabut asap dari Karhutla di daerah lain tidak ikut kebawa ke Pontianak atau kabut asap kiriman yang ada saat ini dibawa ke luar Pontianak oleh angin.

"Sayang juga kalau anak-anak banyak libur, sehingga kami sudah menganjurkan kepada para guru agar menyuruh anak didiknya banyak belajar di rumah dalam mengisi libur dampak asap ini, dan pihak orangtua juga mengawasi anak-anak mereka agar tidak banyak bermain di luar rumah," katanya.
Baca juga: Pemkot Pontianak perpanjang libur sekolah dampak Karhutla

Sebelumnya, Diknasbud Kota Pontianak meliburkan aktivitas belajar dan mengajar mulai tingkat PAUD hingga SMP di kota itu akibat kabut asap semakin tebal mulai Rabu (11/9) hingga Sabtu (14/9), dan masuk kembali Senin (16/9), tetapi karena kabut asap semakin tebal, maka libur tersebut diperpanjang hingga Selasa (17/9) dan masuk kembali Rabu (18/9).

Sementara itu, Plt Kadiv Operasional Bandara Internasional Supadio Pontianak, Didi Herdiansyah mengatakan, pihaknya pagi hingga siang Senin (16/9) belum mengiizinkan pesawat mendarat, karena jarak pandang hanya 550 meter atau masih di bawah jarak batas aman penerbangan minimal 1.000 meter.
Baca juga: PMI kerahkan tim pertolongan pertama bantu korban kabut asap Pontianak

Ia menyebutkan sampai pukul 08.00 WIB ini seharusnya sudah ada empat penerbangan kedatangan harus mendarat di Bandara Internasional Supadio Pontianak.

"Namun karena jarak pandang rendah atau turun karena kabut asap hingga kini belum ada pendaratan. Bahkan ada beberapa penerbangan sebelumnya telah mengajukan pembatalan dan tidak ada jadwal penerbangan ke sini karena alasan cuaca," jelas dia.

Sementara, kata dia, sejauh ini untuk keberangkatan sendiri baru hanya satu penerbangan saja yakni maskapi Garuda Indonesia rute Pontianak - Jakarta. "Penerbangan G501 rute Pontianak - Jakarta dilakukan pukul 6.34 WIB," kata dia.
Baca juga: Kabut asap di Pontianak makin pekat

Pewarta: Andilala
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pemadaman titik api difokuskan di Ogan Komering Ilir

Komentar