counter

DPR soroti belum tercapainya 30 persen perempuan di parlemen

DPR soroti belum tercapainya 30 persen perempuan di parlemen

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Foto: Dok. ANTARA).

Jakarta (ANTARA) - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menyoroti belum terpenuhinya kuota 30 persen perwakilan perempuan di parlemen, karena itu perlu didorong semua partai politik mengevaluasi regulasi agar kuota tersebut terpenuhi.

"Saya mendorong seluruh partai-partai politik untuk melakukan evaluasi dalam pemilihan anggota legislatif perempuan di masa mendatang dan melakukan penguatan regulasi, agar terjadi perbaikan secara signifikan dan komprehensif," kata Bamsoet dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Baca juga: DPR setujui 15 RUU selama 2018-2019

Baca juga: DPR: RAPBN 2020 harus terfokus pada empat bidang


Hal itu dikatakannya terkait belum tercapainya kuota 30 persen keterwakilan perempuan di parlemen dari hasil Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, yaitu calon anggota legislatif perempuan yang terpilih baru mencapai 20,57 persen dari total 575 kursi DPR RI.

Bamsoet meminta partai-partai politik melakukan berbagai upaya yang dapat mendukung perempuan sebagai anggota legislatif. Dia mencontohkan memberikan dukungan dana kampanye bagi calon anggota legislatif perempuan.

"Langkah itu diharapkan akses bagi perempuan dapat lebih mudah dan dapat memenuhi kuota yang telah ditetapkan," ujarnya.

Selain itu, Bamsoet yang merupakan politikus Partai Golkar itu mendorong partai-partai politik untuk memberikan kesempatan sama pada kaum perempuan, terutama dalam politik praktis, seperti memberikan kesempatan pada perempuan untuk tampil dalam forum-forum tertentu.

Baca juga: DPR: Pemerintahan kuat dan fungsi pengawasan harus sejalan

Menurut dia, partai politik harus melakukan kaderisasi dan rekrutmen calon anggota legislatif perempuan agar memiliki kompetensi, kapabilitas, dan kemampuan yang berkualitas sesuai dengan bidang kerja di parlemen.

"Saya juga mengimbau seluruh calon anggota legislatif, terutama calon anggota legislatif perempuan, untuk melaksanakan fungsi dan perannya sebagai anggota legislatif, seperti mengutamakan kesetaraan gender dalam setiap aspek perpolitikan dan kehidupan bernegara," katanya.

Baca juga: Bamsoet minta anggota DPR terpilih cermat susun Prolegnas

Pewarta: Imam Budilaksono
Editor: Eddy K Sinoel
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Perjalanan Puan Maharani, perempuan pertama ketua parlemen Indonesia

Komentar