counter

20 persen "startup" binaan SBM-ITB raih pendanaan dari investor

20 persen "startup" binaan SBM-ITB raih pendanaan dari investor

Dekan SMB-ITB, Prof Sudarso Kaderi Wiryono (tengah), Wakil Dekan Bidang Sumber Daya SBM-ITB, Dr Aurik Gustomo dan Direktur Inkubator Bisnis Thegreaterhub SBM-ITB, Dr Dina Dellyana saat menggelar jumpa pers di Kresna Student Lounge, di Kampus SBM-ITB Jalan Ganesha Kota Bandung, Kamis (19/9/2019). (Dok ASJ)

Kami punya inkubator bisnis dan hingga saat ini sekitar 20 persen startup binaan kami berhasil mendapatkan pendanaan dari investor
Bandung (ANTARA) - Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM-ITB) menyatakan sebanyak 20 persen "startup" atau perusahaan rintisan binaannya berhasil memperoleh pendanaan dari investor baik dalam maupun luar negeri.

"Kami punya inkubator bisnis dan hingga saat ini sekitar 20 persen startup binaan kami berhasil mendapatkan pendanaan dari investor," kata Direktur Inkubator Bisnis Thegreaterhub SBM-ITB, Dr Dina Dellyana di Kampus SBM-ITB, Jalan Ganesha Kota Bandung, Kamis.

Baca juga: Dukung startup Bandung, SBM ITB Teken MoU 7 Venture Capital

Dina mengatakan inkubator bisnis SBM-ITB "membuka pintu" kepada para startup untuk diberikan berbagai ilmu hingga akhirnya bisa meraih pendanaan dari investor.

"Tahun 2016 awal mula berdirinya inkubator bisnis ini. Tahun 2017 mulai ada pelatihan untuk startup. Tahun 2017 kami ada 27 (startup yang dibina). Tahun 2018 naik jadi 48 dan sekarang kita ada 70-an startup," katanya.

Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Sumber Daya SBM-ITB, Dr Aurik Gustomo menambahkan saat ini sudah ada startup binaan pihaknya yang hampir menjadi unicorn.

Baca juga: Ridwan Kamil ajak usaha rintisan atasi masalah ekonomi Jabar

"Itu ada startup binaan angkatan pertama SBM-ITB yang omzetnya menuju atau mengarah ke unicorn. Jadi dia sudah meninggalkan startup. Namanya Amartha, dia itu fintech," katanya.

Selain itu, lanjut Aurik, SBM ITB juga berupaya memberikan kontribusi bagi terwujudnya sumber daya manusia di Jabar yakni dengan membangun platform bisnis untuk koperasi di Jabar.

Baca juga: Praktisi: Startup lebih suka ruang kantor bersama

 

Pewarta: Ajat Sudrajat
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BPJS Kesehatan kembangkan pelayanan kesehatan berbasis digital

Komentar