Roma (ANTARA News) - Pelatih kepala Italia, Roberto Donadoni, hari Kamis kehilangan jabatannya setelah tim juara dunia itu dikalahkan Spanyol di perempatfinal Euro 2008, kata Federasi Sepak Bola Italia (FIGC). "Federasi menganggap hubungan kontrak dengan Roberto Donadoni berakhir secara alami berdasarkan berakhirnya kontrak tersebut," kata FIGC dalam sebuah pernyataan di lamannya (www.figc.it). FIGC tidak secara resmi memecat pelatih berusia 44 tahun itu, karena perpanjangan kontrak dua tahun yang ia tandatangani sebelum Euro 2008 mensyaratkan hanya bila Italia mencapai semifinal turnamen tersebut. Italia tersingkir melalui adu tendangan penalti dengan Spanyol hari Minggu. Menurut laporan media, FIGC diduga akan mengumumkan penunjukkan kembali pendahulu Donadoni, bos tim Italia yang menjuarai Piala Dunia, Marcello Lippi, awal pekan depan. "Hari ini presiden (Giancarlo) Abete menerima pelatih tim nasional Roberto Donadoni di kantor FIGC untuk menilai hasil kerjanya selama dua tahun terakhir dan penampilannya di kejuaraan Eropa," kata pernyataan itu lebih lanjut. "Dalam memberikan penghargaan atas keseriusan dan profesionalisme atas hasil karyanya memimpin tim nasional, presiden Abete juga memberitahu pelatih itu tentang keputusan tersebut." Donadoni, yang menjadi pelatih Italia Juli 2006 setelah negara tersebut menjuarai Piala Dunia di Jerman, menjadi korban atas penampilan tim Azzuri yang kellahan dan tidak mempunyai inspirasi di Euro 2008. Dalam penampilannya di turnamen tersebut, Italia hanya menang sekali dari empat pertandingan. Mantan pemain gelandang Italia dan AC Milan itu menyatakan tidak menyesal atas kekalahan pada hari Minggu itu, seraya mengatakan ia bangga dengan penampilan tim asuhannya dan tidak bermaksud mengundurkan diri. Tetapi, kegagalan Abete untuk mendukung Donadoni dalam wawancara setelah pertandingan hari Minggu itu, mengisyaratkan bahwa akan segera terjadi perubahan, demikian Reuters.(*)

Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2008