Kremlin puji hubungan khusus dengan China

Kremlin puji hubungan khusus dengan China

Dokumentasi - Presiden Russia Vladimir Putin memberikan ucapan selamat ulang tahun kepada Presiden China Xi Jinping saat bertemu di KTT CICA (Conference on Interaction and Confidence-Building Measures in Asia) di Dushanbe, Tajikistan, Sabtu (15/6/2019). ANTARA FOTO/Sputnik/Alexei Druzhinin/Kremlin via REUTERS/pras.

Moskow (ANTARA) - Kremlin mengatakan pada Jumat bahwa langkah Moskow untuk membantu Beijing membangun sistem peringatan dini pendeteksi serangan peluru kendali menunjukkan kedua negara memiliki hubungan yang khusus.

Presiden Vladimir Putin, Kamis, menyebutkan bahwa Rusia sedang membantu China membuat sistem peringatan awal untuk mengidentifikasi peluncuran rudal balistik antarbenua, yang saat ini hanya dimiliki Rusia dan Amerika Serikat.

Baca juga: Rusia, China minta DK PBB bahas perkembangan rudal AS

"Ini sesuatu yang sangat serius, yang akan meningkatkan kemampuan pertahanan China," ucap Putin.

Juru bIcara Kremlin, Dmitry Peskov, menolak memberitahu kapan sistem itu akan dioperasikan, namun mengatakan kepada awak media bahwa langkah tersebut menyoroti hubungan dekat Rusia dengan China.

Hubungan Moskow dengan Beijing diwarnai dengan sikap saling waspada di masa lalu dan beberapa di Rusia khawatir soal pengaruh China di wilayah timur yang kaya dengan mineral. Rusia dan China berbagi perbatasan sepanjang 4.200 km.

Baca juga: Putin dukung China, kritik AS terkait sengketa Huawei

Namun Rusia berputar ke timur setelah Barat memberlakukan sanksi terhadap Moskow atas pencaplokan Krimea Ukraina pada 2014 dan sejak itu hubungan perdagangan dengan China meluas.

"Rusia memiliki hubungan khusus dengan China dalam kemitraan ke depannya... termasuk pada sektor paling rahasia terkait dengan kerja sama militer-teknis serta kemampuan pertahanan dan keamanan," kata Peskov kepada wartawan.

Baca juga: Abbas puji sikap Rusia, China soal Palestina

Sumber: Reuters

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Presiden ingin sistem peringatan dini dievaluasi

Komentar