Beijing (ANTARA News) - Para pengunjung Muslim ke Beijing akan menemukan penjualan makanan halal di setiap tempat, kata seorang pejabat kota Beijing. Beijing telah memiliki 2.053 tempat penjualan makanan halal, termasuk restoran-restoran dan toko-toko makanan, kata Wu Shixiong, deputi direktur Kongres Rakyat Kota Beijing, dalam suatu laporan kepada komite parlemen pada Rabu. Pemerintah kota telah menyisihkan 32 juta yuan (4,7 juta dolar AS) untuk membuka tempat-tempat penjualan makanan halal di pusat-pusat transportasi seperti bandara ibukota dan Stasiun Kereta Api Beijing Barat, dan meningkatkan fasilitas pemrosesan makanan di tempat-tempat utama katering Muslim, katanya kepada Xinhua. Pasokan daging kambing dan sapi dapat ditemukan di semua tempat penjualan makanan halal, kata Wu. Lebih dari 10.000 atlet, pelatih, pendamping, dan turis Muslim dari berbagai negara diperkirakan akan berkunjung ke Niujie Street di pinggiran Beijing selama Olimpiade. Niujie, tempat bermukim warga Muslim China lebih dari 1.000 tahun silam, kini berjumlah 12.000 jiwa. Masjid Niujie didirikan sejak tahun 996 Masehi. Pemerintah kota Beijing telah menyeleksi 12 dari 70 masjid di ibukota negeri Tirai Bambu itu sebagai tempat penyambutan utama bagi tamu Muslim. Para penerjemah akan bertugas di masjid-masjid itu selama Olimpiade berlangsung. (*)

Pewarta:
Copyright © ANTARA 2008