Universal Monsters hadir di Museum Natural History Los Angeles

Universal Monsters hadir di Museum Natural History Los Angeles

Universal Monsters (The Hollywood Reporter)

Jakarta (ANTARA) - Monster-monster dari Universal Studio bukan hanya akan tampil dalam film The Invisible Man yang akan tayang pada 28 Februari 2020 melainkan juga akan ditampilkan di Museum Natural History di Los Angeles, AS, pada peringatan Halloween akhir Oktober 2019.

Pada pameran "Natural History of Horror" yang akan digelar hingga April 2020, sejumlah properti film dan gambar-gambar langka yang berasal dari film seperti "Dracula" dan "Frankenstein" akan ditampilkan di museum itu, demikian dilaporkan The Hollywood Reporter, dikutip Sabtu.

Properti tersebut akan tampak seperti kenyataan karena pernah menginspirasi film-film monster pada 1920an hingga 1950an.

Baca juga: Sailor Moon dan Final Fantasy akan hadir di Universal Studios Jepang

Salah satu perwakilan eksekutif Universal Film, Holly Goline, mencatat rangkaian film monster pada saat ini berdasarkan pada sains nyata sehingga museum menjadi tempat yang sesuai untuk menghormati masa lalu sambil mencari petunjuk seperti apa monster pada masa depan.

"Properti serta gambar yang akan Anda lihat, berakar dari apa yang kami lakukan di Museum Natural History," kata Goline.

Pameran itu bermula pada 1935 ketika Universal mendonasikan sejumlah properti film ke museum.

Sepanjang proses pelaksanaan pameran, Manajer Koleksi Museum Natural History Beth Werling menemukan sepotong sejarah yang tersembunyi.

Baca juga: Temuan ambar tunjukkan "Dracula" hisap darah dinosaurus

"Saya menemukan bahwa dua alat peraga Universal yang disumbangkan pada 1935 telah salah diidentifikasi oleh studio," kata Werling.

Alat peraga yang dimaksud adalah sapu dan garpu rumput yang sebelumnya dikatakan berasal dari film "The Good Fairy", tapi properti itu berasal dari film "The Bride of Frankenstein.".

Meskipun tampak terlambat untuk menyertakan alat peraga tersebut ke dalam pameran, Werling berharap tetap dapat memperlihatkan benda-benda tersebut ke hadapan publik suatu saat nanti.

Baca juga: Tokyo Ghoul, pergulatan manusia setengah monster

Penerjemah: Maria Rosari Dwi Putri
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar