Pelni salurkan bantuan untuk korban gempa Maluku

Pelni salurkan bantuan untuk korban gempa Maluku

Penyaluran bantuan PT Pelni cabang Ambon untuk korban gempa di Desa Morela, Leihitu, Maluku Tengah, Selasa (15/10) (John Soplanit)

Kami salurkan bantuan untuk yang pertama kali ini ditujukan ke empat titik di Pulau Ambon yakni di Desa Liang, Waai, Morela, dan satu lainnya di salah satu desa di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB)
Ambon (ANTARA) - PT. Pelni Cabang Ambon menyalurkan bantuan bagi masyarakat yang terkena dampak gempa di Ambon dan sekitarnya.

Gempa pertama terjadi pada Kamis (26/9) dengan kekuatan 6,5 SR mengakibatkan sejumlah bangunan ambruk dan menimbulkan puluhan korban tewas dan lainnya luka-luka. Ribuan orang pun mengungsi ke dataran tinggi karena takut terjadi tsunami.

"Kami salurkan bantuan untuk yang pertama kali ini ditujukan ke empat titik di Pulau Ambon yakni di Desa Liang, Waai, Morela, dan satu lainnya di salah satu desa di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB)," kata Kepala Bagian Keuangan PT.Pelni Cabang Ambon, Anwar, di Ambon, Selasa.

Bantuan berupa beras, minyak goreng, mie instan dan sejumlah kebutuhan lainnya.

Anwar mengatakan, bantuan disalurkan atas perintah manajemen Kantor Pelni Pusat dan ditujukan bagi masyarakat yang ada di Pulau Ambon dengan nilai bantuan atau anggaran yang ditentukan sebesar Rp30 juta.

"Karena itu PT.Pelni Cabang Ambon hanya membagi pada beberapa titik saja, apalagi besarnya dana bantuan ini berdasarkan bantuan dari PT.Pelni Pusat," ujarnya.

Menurut dia, bantuan-bantuan kemanusiaan itu disalurkan lewat PT.WIKA, yang ditunjuk selaku koordinator bagi seluruh badan usaha milik negara (BUMN) yang ada di daerah ini terkait dengan program BUMN Hadir Untuk Negeri.

Dia menambahkan, bantuan yang disalurkan bukan hanya ke empat titik itu, tetapi akan berkesinambungan ke titik-titik para pengungsi lainnya.

Baca juga: Menkes akan tinjau kondisi pengungsi terdampak gempa Maluku

Baca juga: 148.619 orang masih mengungsi akibat gempa di Maluku

Pewarta: Jimmy Ayal
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Di Maluku Presiden Ingatkan Indonesia rawan bencana

Komentar