Polda Metro berlakukan rekayasa lalu lintas depan Gedung DPR/MPR

Polda Metro berlakukan rekayasa lalu lintas depan Gedung DPR/MPR

Ilustrasi: Polisi mengatur arus lalu lintas dari arah Stasiun Palmerah menuju kawasan Gedung DPR RI di Jakarta, Kamis (26/9/2019). (ANTARA News/Dewa Wiguna)

Jakarta (ANTARA) - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memberlakukan rekayasa lalu lintas di depan Gedung DPR/MPR untuk mengantisipasi terjadinya aksi massa pada Kamis.

Berdasarkan laman TMC Polda Metro Jaya yang dipantau di Jakarta, Kamis pagi, rekayasa lalu lintas yang bersifat situasional ini mulai berlaku sejak Rabu (16/10) Pukul 23.30 WIB.

Titik-titik ruas jalan di sekitar Gedung MPR/DPR yang mengalami rekayasa lalu lintas adalah JCC Senayan menuju Slipi diarahkan ke Lapangan Tembak Senayan.

Baca juga: Tidak ada izin demo di Jakarta hingga pelantikan presiden selesai

Kemudian, lalu lintas dari Lapangan Tembak menuju Slipi diarahkan naik layang Farmasi arah Ladokgi atau Jalan Bendungan Hilir.

Selain itu, lalu lintas dari Palmerah arah Lapangan Tembak dialihkan menuju Pejompongan dan pintu keluar tol depan DPR dialihkan menuju pintu keluar tol Slipi Jaya.

Meski demikian, belum terdapat informasi mengenai rekayasa lalu lintas di sekitar Istana Negara.

Baca juga: Jelang pelantikan, Polda Metro Jaya takkan izinkan demo mulai besok

Pewarta: Satyagraha
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ananda Badudu menangis usai dibebaskan kepolisian

Komentar