Motorsport

Tiga pebalap bersaing ketat pada Supermoto Trial Game Asphalt

Tiga pebalap bersaing ketat pada Supermoto Trial Game Asphalt

Para pebalap Supermoto 76 Trial Game Asphalt pada saat melakukan sesi latihan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jumat (18/10/2019). (ANTARA/HO-Panitia Supermoto Trial Game Asphalt)

Malang (ANTARA) - Sebanyak tiga pebalap Indonesia akan bersaing ketat pada kejuaraan Supermoto 76 Trial Game Asphalt 2019 seri keempat yang diselenggarakan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, pada 18-19 Oktober 2019.

Pimpinan lomba Supermoto 76 Trial Game Asphalt 2019 Jim Sudaryanto mengatakan bahwa tiga pebalap yang akan bersaing ketat pada kelas Free For All (FFA) 250 adalah Doni Tata, Tommy Salim, dan Farudila Adam.

"Untuk kelas FAA cukup bersaing ketat antara tiga pebalap. Mereka bersaing untuk memperoleh poin pada tiap kejuaraan hingga putaran kelima, karena, selisih poin mereka cukup berimbang," kata Jim, di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jumat.

Baca juga: Gerry Salim fokus persiapan balap tingkat internasional

Mengintip klasemen sementara kelas FFA 250, Doni Tata yang menjadi juara umum dua tahun berturut-turut, saat ini berada pada posisi ketiga dan mengantongi 129 poin. Sementara Tommy Salim berada di urutan kedua dengan 134 poin.

Farudilla Adam saat ini tengah menjadi pemuncak klasemen dengan 137 poin. Namun, ia belum bisa benar-benar mengamankan posisinya, karena sewaktu-waktu bisa tergeser oleh para rival yang juga haus kemenangan.

Jim menambahkan dengan persaingan yang cukup ketat tersebut, diharapkan akan memberikan tontonan menarik bagi para penggemar balap khususnya di wilayah Malang Raya. Selain itu, peserta Supermoto Trial Game Asphalt 2019 kali ini juga terbilang sangat banyak.

Baca juga: Seri Malang krusial untuk persaingan Trial Game Asphalt 2019

"Akan terjadi kejar-kejaran antara ketiga pebalap tersebut. Selain itu, kali ini peserta juga cukup banyak, sehingga akan menghadirkan tontonan yang lebih menarik," kata Jim.

Pada kejuaraan kali ini, pihak penyelenggara melakukan perubahan karakter sirkuit yang memberikan peluang bagi para pebalap untuk memacu kendaraannya pada lintasan sepanjang 900 meter tersebut.

"Sirkuit kali ini lebih banyak faktor kecepatan, ditambah tikungan yang kita perlebar, sehingga pebalap bisa lebih leluasa untuk memacu kendaraannya," ujar Jim.

Sebagai catatan, selain bertarung dengan Doni Tata dan Farudilla Adam pada kelas FFA 250, Tommy Salim menjadi pemucak klasemen di kelas utama lainnya, yakni Trail 175 Open. Pada kelas tersebut Tommy mampu mengumpulkan141 poin.

Sementara pesaing terdekatnya ialah rekan setimnya yaitu Surya Narayana di posisi kedua dengan 122 poin.

Ketatnya persaingan juga terasa di kelas utama 175 Non Pro. Di kelas ini, Reyhan Lapendoz berhasil mengumpulkan 150 poin di posisi pertama, disusul rekan setimnya Eric Candra di posisi kedua dengan 124 poin.

Kejutan justru muncul di posisi ketiga yang kini dihuni M Nouval Saleh dengan 107 poin, menyalip Devi Tembong dengan 102 poin dan Yoga Megantara dengan 99 poin.

Pewarta: Vicki Febrianto
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Dari pasar sapi, menoreh prestasi

Komentar