IHSG diproyeksikan menguat seiring kemajuan negosiasi AS-China

IHSG diproyeksikan menguat seiring kemajuan negosiasi AS-China

Dua karyawan berbincang di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (11/10/2019). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI ditutup naik 82,159 poin atau 1,36 persen menjadi 6.105,8 pada akhir pekan ini. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/aww.

Jakarta (ANTARA) - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa ini diproyeksikan menguat seiring kemajuan negosiasi perdagangan AS-China.

IHSG dibuka menguat 8,51 poin atau 0,14 persen ke posisi 6.207,49. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 1,53 poin atau 0,16 persen menjadi 977,23.

"Kami proyeksikan pergerakan IHSG hari ini akan cenderung menguat, seiring dengan adanya kemajuan negosiasi dagang antara China dan AS," kata Kepala Riset Reliance Sekuritas Lanjar Nafi di Jakarta, Selasa.

Investor merespon positif kabar Presiden AS Donald Trump yang mengatakan negoisasi kesepakatan awal dengan China tengah meningkat.

Di sisi lain, investor juga masih akan fokus pada laporan kinerja kuartal III-2019.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Hang Seng melemah 6,7 poin atau 0,03 persen ke 26.719 dan indeks Straits Times menguat 25,11 poin atau 0,8 persen ke posisi 3.164,26. Sedangkan bursa saham Jepang libur.


Baca juga: IHSG Selasa dibuka menguat 8,51 poin
Baca juga: IHSG menguat seiring proses penetapan kabinet baru
Baca juga: IHSG ditutup menguat seiring proses penetapan kabinet baru


Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Presiden Tutup IHSG Tertinggi Dalam Sejarah

Komentar