Gempa terjadi di Sitaro dan Talaud menyusul gempa di Mindanao

Gempa terjadi di Sitaro dan Talaud menyusul gempa di Mindanao

Seismograf gempa bumi. ANTARA/Shutterstock/pri

Manado (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika hingga Selasa pukul 12.30 WITA merekam aktivitas gempa di tenggara Ondong, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), dan Melonguane di Kabupaten Kepulauan Talaud menyusul gempa dengan magnitudo 6,6 di daratan Mindanao, Filipina, pukul 08.04 WIB.

Pukul 11.36 WITA, gempa dengan magnitudo 4,7 terjadi di koordinat 2.41 LU dan 126.20 BT atau sekira 100 kilometer tenggara Ondong, Kabupaten Kepulauan Sitaro. Gempa yang pusatnya berada pada kedalaman 21 kilometer itu getarannya terasa di Ondong Siau, Sulawesi Utara.

Setelah itu, gempa dengan magnitudo 4,9 SR terjadi pukul 12.15 WITA di koordinat 5.61 LU dan 126.54 BT, sekitar 179 kilometer barat laut Melonguane di Kabupaten Kepulauan Talaud. Pusatnya berada pada kedalaman 10 kilometer.

"Gempa di Sitaro kira-kira terasa tiga detik," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kepulauan Sitaro Bob Wuaten melalui telepon selular di Manado.

Menurut dia, gempa yang terjadi di wilayah laut Kepulauan Sitaro tersebut tidak menyebabkan kerusakan.

Sementara gempa yang terjadi di Melonguane, menurut Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Geofisika Winangun Edward H Mengko, lebih dekat ke Pulau Miangas.

"Belum ada informasi apabila gempa tersebut terasa atau memberikan dampak," katanya.

Baca juga:
BMKG deteksi lima gempa susulan setelah gempa di Mindanao
Guncangan gempa di Mindanao Filipina dirasakan hingga Indonesia

Pewarta: Karel Alexander Polakitan
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar