PMD gelar duta damai Kalbar 2019 maknai hari pahlawan

PMD gelar duta damai Kalbar 2019 maknai hari pahlawan

Penandatanganan kerja sama enam elemen menjadi Konsorsium Pusat Media Damai (PMD). ANTARA/Dedi

konsorsium juga mengundang Kepala BNPT RI sebagai pembicara kunci pada Pemilihan Duta Damai
Pontianak (ANTARA) - Konsorsium Pusat Media Damai (PMD) Provinsi Kalbar akan  menggelar seleksi Duta Damai Provinsi Kalbar 2019 sebagai bentuk memaknai Hari Pahlawan.

PMD itu terdiri dari FKPT Kalbar, Kampoeng English Poernama, AMSI Wilayah Kalbar, belidak.com, Rumah Literasi dan Prodi Studi Agama-agama IAIN Pontianak.

"Pasca penandatanganan piagam kerja sama PMD, giat perdana kita adalah pemilihan duta damai Kalbar sekaligus memaknai hari pahlawan yang jatuh pada 10 Nopember," ujar Ketua FKPT Kalbar, Kamarullah di Pontianak, Jumat.

Kata pria pakar hukum tata negara tersebut, ajang itu telah dibuka sejak 7 November 2019 dan puncaknya pada 16 November 2019.

"Metode pemilihan Duta Damai Kalbar 2019 bukanlah model 'beauty contest' seperti lazimnya pemilihan pemilihan di kalangan mahasiswa, tetapi pola ekspedisi literasi ala pegiat literasi Kalbar," jelas dia.

Sementara itu, Ismail Ruslan yang juga Dekan Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Pontianak, gaya ala literasi itu meliputi, massa peserta adalah volunteer Kampoeng English Poernama (KEP), peserta didik Rumah Literasi dan Prodi Studi Agama-agama yang bernaung di bawah kampus FUAD - IAIN dan publik yang mendaftarkan diri melalui aplikasi medsos,  tepatnya di account 08125710225.

"Di dalam pola ekspedisi itu ada titik kumpul di IAIN atau Kampoeng English Poernama. Di sini para pimpinan MoU yang enam lembaga itu memberikan 'straight-statement' masing-masing 5 menit. Jadi 5 kali 6 lembaga ada 30 menit saja. Demikian membuat massa tetap semangatnya penuh," jelas dia.

Di saat menyimak itulah seluruh peserta ekspedisi menulis artikel tentang frasa "damai' yang menjadi penilaian. 

"Konsorsium juga mengundang Kepala BNPT RI sebagai pembicara kunci pada Pemilihan Duta Damai PMD-Bumi Khatulistiwa 2019," jelas Ismail yang juga Ketua FKUB Kalbar.

Menurut Ismail, setelah pembukaan dilanjutkan dengan teknik penulisan artikel selayang pandang seperti PHBI mengingatkan teknis shalat Idul Fitri-Idul Adha.

Waktu menulis artikel 60 menit diberikan on the spot. Setelahnya artikel dikumpulkan ke no WA Panpel, atau lewat Google Doc sehingga mudah dinilai, diedit dan ditayangkan ke channel online FKPT-BNPT dan PMD.

Seluruh naskah yang masuk juga dibukukan sebagai buku Duta Damai Bumi Khatulistiwa Tahun 2019.

Massa kemudian bergerak dalam ekspedisi ke KEP's School of Universe di Ujung Serdam atau Ujung Paris. Di sini peserta boleh istirahat menikmati panorama wisata lokal berupa permainan sampan tradisional dan Museum Kampoeng English Poernama.

"Pemenang memperoleh sertifikat dan tropi. Juga mendapatkan bonus tiket PP sebagai peserta KEP's Journalism Fellowships 2019 yang akan diselenggarakan Desember 2019 di Hanoi-Vietnam," kata dia.




Pewarta: Dedi
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar