Singkawang - Kuching jalin kerjasama di bidang transportasi

Singkawang - Kuching jalin kerjasama di bidang transportasi

Ilustrasi - Penampilan salah satu peserta Wose Carnival Singkawang (ANTARA/Rudi)

Pontianak (ANTARA) - Pemkot Singkawang bersama Pemerintah Kuching Sarawak Malaysia akan menjalin kerjasama dalam bidang transportasi untuk membuka trayek angkutan jurusan Singkawang - Kuching melalui Aruk dan Entikong.

"Untuk terminal Damri sementara ini akan dibuka di Singkawang Grand Mall, sambil menunggu penyelesaian Terminal Antar Lintas Batas Negara (ALBN) yang terletak di samping Dishub Singkawang," kata Sekretaris Daerah Singkawang, Sumastro, Ahad.

Sesuai jadwal, katanya, pengoperasian trayek Singkawang - Kuching akan dimulai di akhir tahun 2019. "Saat ini kita masih menunggu izin operasional yang akan dikeluarkan Kementerian Perhubungan melalui Dirjen Angkutan Darat," ujarnya.

Secara terpisah, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Singkawang, Hendryan mengatakan, pada pekan lalu pihaknya sudah menggelar rapat di Kementerian Perhubungan.

"Pada kesimpulannya, mereka sedang mendalami dan Insya Alllah dalam waktu dekat tim dari Kemenhub akan datang ke lokasi," katanya.

Baca juga: Pengusaha Malaysia survei pasar di Singkawang

Baca juga: Pemda Singkawang-Sambas perkuat komitmen perdagangan dengan Malaysia


Mengingat Terminal ALBN yang dicanangkan itu belum selesai pembangunannya (baru tahap pematangan lahan), ada pihak ketiga yang menawarkan untuk dijadikan terminal sementara yaitu pihak Singkawang Grand Mall.

"Dalam rapat kita juga mengikutsertakan Manager Singkawang Grand Mall. Pada prinsipnya pihak ketiga ini siap menjadikan terminal sementara di tempatnya," ujarnya.

Dan mereka akan mempersiapkan segala persyaratan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. "Mudah-mudahan paling lambat di akhir 2019 terminal sementara yang berlokasi di Singkawang Grand Mall ini bisa segera kita fungsikan," ungkapnya.

Dalam kerjasama ini, Pemkot Singkawang dan Pemerintah Kuching masing-masing akan menyiapkan sebanyak lima armada bus untuk melayani penumpang pulang pergi (PP).

"Jadwal keberangkatan armada angkutan akan dilakukan saling silang, satu dari Indonesia dan satu dari Malaysia," katanya.*

Baca juga: Wisata Kota Pusaka Singkawang ditargetkan rampung Desember

Baca juga: 40 investor lirik kerja sama pembangunan Bandara Singkawang

Pewarta: Rendra Oxtora
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar