Wall Street berakhir lebih tinggi di tengah pernyataan ketua Fed

Wall Street berakhir lebih tinggi di tengah pernyataan ketua Fed

New York Stock Exchange. (nyse.com)

Kepercayaan konsumen menurun selama empat bulan berturut-turut, didorong oleh pelunakan dalam penilaian konsumen terhadap kondisi bisnis dan pekerjaan saat ini
New York (ANTARA) - Saham-saham di Wall Street mencapai tingkat tertinggi baru pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), menyusul penutupan tertinggi sepanjang masa pada Senin (25/11/2019), karena investor mencerna pidato terbaru Ketua Federal Reserve Jerome Powell dan serangkaian data yang baru dirilis.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 55,21 poin atau 0,20 persen, menjadi ditutup di 28.121,68 poin. Indeks S&P 500 bertambah 6,88 poin atau 0,22 persen, menjadi berakhir di 3.140,52 poin. Indeks Komposit Nasdaq menguat 15,44 poin atau 0,18 persen, menjadi ditutup di 8.647,93 poin.

Delapan dari 11 sektor utama S&P 500 diperdagangkan pada catatan positif, dengan real estat naik 1,40 persen tak lama setelah bel penutupan, mengungguli sektor-sektor lainnya.

Baca juga: Wall Street berakhir di rekor tertinggi didukung harapan perdagangan

Saham Best Buy melonjak 9,86 persen, setelah perusahaan membukukan laba lebih baik dari perkiraan untuk kuartal ketiga. Pengecer elektronik ini juga meningkatkan pedoman pendapatannya untuk 2019.

Pada Senin malam (25/11/2019), Powell mengatakan kebijakan moneter AS sekarang "diposisikan dengan baik" untuk mendukung pasar tenaga kerja yang kuat dan "mengembalikan inflasi dengan tegas" ke target bank sentral 2,0 persen.

"Pada titik ini dalam ekspansi yang panjang, saya melihat gelas itu lebih dari setengah penuh. Dengan kebijakan yang tepat, kita dapat mengisinya lebih lanjut," katanya di Kamar Dagang Besar Providence.

Di sisi ekonomi, indeks kepercayaan konsumen dari The Conference Board turun menjadi 125,5 pada November, menandai penurunan beruntun empat bulan, lembaga pemikir itu melaporkan pada Selasa (26/11/2019).

"Kepercayaan konsumen menurun selama empat bulan berturut-turut, didorong oleh pelunakan dalam penilaian konsumen terhadap kondisi bisnis dan pekerjaan saat ini," kata Lynn Franco, direktur senior indikator ekonomi di The Conference Board.

Penjualan rumah keluarga tunggal baru mencatat tingkat tahunan 733.000 pada Oktober, turun 0,7 persen dari tingkat direvisi September, Biro Sensus AS mengatakan pada Selasa (26/11/2019).

Harga jual rata-rata rumah baru yang terjual bulan lalu mencapai 316.700 dolar AS, lebih rendah dari harga jual rata-rata.

Baca juga: Data ekonomi positif dorong Wall Street berakhir lebih tinggi
Baca juga: Bursa Wall Street turun, investor tunggu kemajuan perdagangan AS-China

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar