KAI imbau kembali perubahan jadwal perjalanan kereta

KAI imbau kembali perubahan jadwal perjalanan kereta

Kereta api saat melintas di perlintasan sebidang tanpa palang pintu (ANTARA/Khaerul Izan)

Jakarta (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia Daeraj Operasi 1 kembali mengimbau kepada masyarakat terkait perubahan jadwal perjalanan kereta api per 1 Desember, terutama pada saat melakukan transaksi tiket dan pada waktu keberangkatan.

Perubahan jadwal perjalanan KA tersebut terjadi lantaran terhitung 1 Desember 2019 Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2019 mulai diberlakukan.

Melalui Gapeka baru ini perjalanan KA di area Daerah Operasi Satu (Daop 1) Jakarta juga mengalami peningkatan melalui penambahan enam KA baru dengan sejumlah relasi yang memiliki okupansi penumpang yang cukup tinggi.

Adapun dari enam KA Baru tersebut tiga di antaranya keberangkatan dari Stasiun Gambir dan tiga KA lainnya keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen, yakni Anjasmoro Ekspres relasi Pasar Senen - Yogyakarta - Jombang (pp). Dengan keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen pukul 05.25 WIB; Dharmawangsa Ekspres relasi Pasar Senen - Surabaya Pasar Turi (pp) dengan keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen pukul 08.25 WIB; KA Malabar sebelumnya Malang - Bandung (pp), kini mengalami perpanjangan relasi menjadi Malang - Bandung - Pasar Senen (pp). Dengan jadwal keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen pukul 16.10 WIB.

Daftar 3 KA Baru di Stasiun Gambir, di antaranya

- KA Argo Wilis sebelumnya Surabaya Gubeng - Bandung (pp), kini mengalami perpanjangan relasi menjadi Surabaya Gubeng - Bandung - Gambir (pp). Dengan keberangkatan dari Stasiun Gambir pukul 05.00 WIB; KA Mutiara Selatan sebelumnya Malang - Surabaya Gubeng - Bandung (pp), kini mengalami perpanjangan relasi menjadi Malang - Surabaya Gubeng - Bandung - Gambir (pp). Dengan keberangkatan dari Stasiun Gambir pukul 17.10 WIB dan KA Turangga sebelumnya Surabaya Gubeng – Bandung (pp), kini mengalami perpanjangan relasi menjadi Surabaya-Bandung-Gambir (pp). Dengan keberangkatan dari Stasiun Gambir pukul 14.00 WIB.

Sementara pengguna yang biasa menggunakan KA Senja Utama Solo relasi Pasar Senen - Solo kini juga harus menyesuaikan keberangkatan yang sebelumnya malam hari menjadi pagi hari dengan keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen pukul 05.50 WIB.

Dengan perubahan waktu keberangkatan tersebut nama KA Senja Utama Solo juga dirubah menjadi Fajar Utama Solo.

“Penetapan Gapeka 2019 merupakan penggantian terhadap Gapeka 2017 yang sebelumnya digunakan oleh KAI. Tentunya dengan beroperasinya KA baru ini kami berharap dapat memenuhi aspirasi dan kebutuhan pelanggan terhadap layanan kereta api, sehingga kereta api selalu menjadi transportasi yang dapat diandalkan,” jelas Executive Vice President Daop 1 Jakarta, Dadan Rudiansyah dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

Secara garis besar, Gapeka 2019 yang akan berlaku di Daop 1 Jakarta menunjukkan peningkatan pada jumlah perjalanan kereta api sebesar 111,8 persen dari realisasi Gapeka 2017. Dimana pada Gapeka 2017 jumlah perjalanan kereta api sebanyak 1.460 (KA Intercity, KRL, KA Barang, KA lokal, KA Bandara, Pengiriman rangkaian dan lokomotif), dan pada program Gapeka 2019 naik menjadi 1.633 perjalanan KA. Sementara khusus perjalanan KA Intercity dari area Daop 1 Jakarta bertambah 32 perjalanan, jika sebelumnya terdapat 102 perjalanan KA untuk keberangkatan dari Stasiun Gambir, Pasar Senen dan Jakarta Kota mulai 1 Desember 2019 akan menjadi 134 perjalanan KA per hari.

Selain itu, jumlah kursi Keberangkatan di Daop 1 Jakarta juga meningkat hingga 114,8 persen di mana pada Gapeka 2017 ketersediaan kursi sebesar 36.874 dan pada program Gapeka 2019 mengalami peningkatan menjadi 42.336 kursi.

Melalui Gapeka 2019 ini Stasiun yang mengalami penambahan layanan naik - turun penumpang yaitu Stasiun Karawang.

Bila pada Gapeka 2017, stasiun Karawang hanya melayani 4 KA Jarak Jauh (KA Jayabaya dan Singasari), kini dengan Gapeka 2019 akan bertambah 6 KA yang berhenti dan melayani naik-turun penumpang, yaitu KA Serayu, Jaka Tingkir dan Tawangjaya Premium.

“Kami mengimbau kepada calon penumpang KA dengan keberangkatan 1 Desember 2019 dan seterusnya agar memerhatikan lagi jadwal yang tertera di tiket untuk keberangkatan dari Stasiun Karawang. Karena baru diberlakukan menggunakan Gapeka 2019, kami berharap calon penumpang tidak tertinggal kereta," kata Dadan.

 

 

Pewarta: Juwita Trisna Rahayu
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

KAI dan MRT patungan kelola transportasi Jabodetabek

Komentar