SEA Games 2019

Indonesia ke final setelah menang dramatis atas Myanmar

Indonesia ke final setelah menang dramatis atas Myanmar

Pemain Timnas U-22 Indonesia Osvaldo Haay menendang bola ke arah gawang Timnas Myanmar dalam pertandingan Semifinal SEA Games 2019 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Sabtu (7/12/2019). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/wsj. (ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN)

Jakarta (ANTARA) - Gol Osvaldo Haay dan Evan Dimas pada babak perpanjangan waktu mengantarkan Indonesia ke final SEA Games 2019 usai menang secara dramatis 4-2 atas Myanmar di Stadion Rizal Football, Sabtu.

Indonesia terlebih dahulu unggul dua gol lewat Evan Dimas Darmono dan Egy Maulana Vikri, namun Aung Kaung Mann dan Wing Naing Tun menghukum kesalahan-kesalahan pemain Garuda Muda untuk menyamakan kedudukan 2-2 sampai memaksa kedua tim melanjutkan laga 2x15 menit perpanjangan waktu.

Pada babak perpanjangan itu Osvaldo Haay dan Evan Dimas menjadi pahlawan Indonesia untuk membuka lebar-lebar peluang medali emas pertama Indonesia sejak 1991 yang waktu itu juga diraih di SEA Games Filipina.

Ini juga merupakan final pertama Indonesia sejak 2013 ketika Indonesia menyerah kepada Thailand. Kini Indonesia menunggu pemenang laga Vietnam melawan Kamboja yang baru bertanding kemudian.

Indonesia langsung mengambil inisiatif serangan lewat Osvaldo Haay namun pergerakannya diblok pemain belakang Myanmar yang lebih banyak menahan bola lebih lama untuk memancing Garuda Muda melakukan kesalahan.

Baca juga: Indonesia ditahan imbang Myanmar tanpa gol pada babak pertama

Pada menit 19 Egy Maulana Vikri menciptakan peluang lewat terobosan di sisi kanan. Ia kemudian memberikan umpan silang yang dihadang kiper lawan untuk kemudian mengarah ke Osvaldo Haay yang tinggal menyundulnya tapi melenceng ke atas mistar gawang.

Myanmar balas mengancam lewat sepakan Lwin Moe Aung di luar kotak penalti tapi tepat mengarah pelukan Nadeo.

Permainan cepat Garuda Muda diimbangi oleh tekanan ketat para pemain Myanmar hingga garis pertahanan sendiri. Beberapa kali serangan-serangan Indonesia bisa dicegat mereka.

Pressing ketat Myanmar itu membuat Egy Maulana Vikri dan Evan Dimas kesulitan merancang serangan di lini tengah sehingga Indonesia sering mengandalkan umpan terobosan ke Firza Andika di sisi kiri.

Pada ujung babak pertama, Osvaldo Haay kembali membuat lini pertahanan lawan ketar ketir ketika meneruskan umpan silang Firza di sisi kiri, namun sundulannya gagal menaklukkan kiper Myanmar. Babak pertama berakhir 0-0.
 

Pewarta: Asep Firmansyah
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Shin Tae-Yong, pelatih baru Timnas Indonesia

Komentar