Lamongan (ANTARA News) - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengingatkan rakyat Indonesia, terutama kaum perempuan, untuk tidak ragu memilih pemimpin perempuan.

"Terutama kalangan perempuan, harus percaya diri dalam menentukan pilihan, jangan hanya mengekor, ikut-ikutan," kata Megawati saat menghadiri acara PDIP di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Minggu.

Menurut Megawati, kekalahannya pada Pemilihan Umum Presiden-Wakil Presiden (Pilpres) 2004 antara lain disebabkan ketidakpercayaan diri kaum perempuan untuk memilih pemimpin perempuan.

"Coba saya tanya, apakah keadaan sekarang jauh lebih baik dari saat saya menjadi presiden?" kata Megawati di hadapan ratusan warga dan simpatisan PDIP Lamongan.

Lebih lanjut mantan presiden itu mengatakan, sebagai bangsa, Indonesia akan bisa menjadi besar jika ada kesetaraan antara perempuan dan laki-laki.

"Kenyataannya saat ini masih ada yang mengatakan perempuan tidak bisa jadi pemimpin. Jadi, mari kita buktikan kalau perempuan bisa memimpin," kata Megawati.

Pada kesempatan itu, Megawati yang didampingi Wakil Ketua Umum PDIP Soetjipto juga mengajak serta Calon Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa yang pada putaran kedua Pilgub Jatim didukung PDIP.

Kepada warga dan simpatisan PDIP Jawa Timur, Megawati menginstruksikan agar mereka memilih Khofifah pada 4 November mendatang.

Selain ke Lamongan, dalam lawatannya ke Jawa Timur, Megawati juga berkunjung ke Tuban dan Bojonegoro dengan agenda mensosialisasikan nomor urut PDIP untuk Pemilu 2009 yakni nomor 24 dan dukungan pada Khofifah-Mudjiono (KaJi) dalam Pilgub Jatim.

Secara terang-terangan Megawati mengatakan, langkahnya untuk menjadi presiden akan lebih mantab jika yang menang Pilgub Jatim adalah pasangan KaJi.

"Kalau Jatim gubernurnya perempuan, itu rahmat bagi saya," katanya.

Seperti diberitakan, Pilgub Jatim putaran kedua yang dilaksanakan 4 November mendatang diikuti pasangan KaJi yang akan bersaing dengan Soekarwo-Saifullah Yusuf (KarSa), pasangan yang diusung partai Susilo Bambang Yudhoyono yakni Partai Demokrat, bersama PAN dan didukung PKS.
(*)

Pewarta:
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2008