Bintang K-pop berbondong-bondong rehat gara-gara kesehatan mental

Bintang K-pop berbondong-bondong rehat gara-gara kesehatan mental

Mina TWICE (Instagram.com/twicetagram)

Jakarta (ANTARA) - Di puncak ketenarannya tahun lalu, bintang K-pop Kang Daniel dan Mina, anggota grup TWICE, untuk sementara meninggalkan dunia hiburan untuk memulihkan kesehatan mental dan kecemasan.

Mina, penyanyi K-pop asal Jepang, menderita gangguan kecemasan dan istirahat dari aktivitas TWICE yang sedang menjalani tur keliling dunia pada Juli. Sementara Kang Daniel secara tiba-tiba menghilang dari mata publik pada Desember lalu akibat depresi dan gangguan panik, hanya sepekan setelah merilis lagu kedua sebagai penyanyi solo.

Dilansir Yonhap, keduanya belum melanjutkan aktivitas di bidang musik, membuat para penggemar cemas menantikan kembalinya idola mereka.

Sejak saat itu, dunia K-pop diwarnai dengan kejadian serupa, para bintang muda mengaku sedang menghadapi gangguan mental dan mengumumkan rehat dari jadwal yang padat.

Banyak idola K-pop menghabiskan masa remaja mereka dengan berlatih menjadi penampil, sering tak punya cukup waktu dan pengalaman untuk membangun kekuatan mental.

Setelah menjadi bintang, para idola dihadapkan pada tekanan persaingan ketat, komentar keji di dunia maya juga pelanggaran privasi.

Lee Joo-heon, rapper dari boy band Monsta X yang juga dikenal sebagai Joohoney, juga menunda aktivitasnya di dunia hiburan karena "gejala gangguan kecemasan".

Baca juga: Depresi para idola K-Pop menurut analisis ahli kesehatan

Pengumuman itu muncul setelah Joo-heon absen dari sebagian pertunjukan Monsta X pada akhir 2019.

Dokter menyuruhnya untuk istirahat demi mengobati gangguan kecemasan, kata agensi Starship Entertainment.

Ada juga HaSeul, anggota grup Loona, yang akan rehat hingga batas waktu yang belum diketahui karena gejala gangguan kecemasan. Agensinya mengatakan HaSeul tidak berpartisipasi dalam peluncuran album baru "Hash" untuk fokus pada pemulihan.

Dua dari 13 anggota Seventeen juga mengalami gangguan mental serupa pada dua bulan terakhir.

Pada pertengahan November, pemimpin grup S.Coups rehat karena gangguan kecemasan, bulan berikutnya Jeonghan yang mengambil keputusan sama karena "pusing".

Pledis Entertainment, agensi Seventeen, mengatakan Jeonghan diminta dokter beristirahat dalam jangka waktu panjang, tanpa menyebut nama penyakitnya.

Baca juga: S.Coups SEVENTEEN rehat dari grup karena masalah kesehatan

Pada Desember, Han dari grup Stray Kids, absen dari sebagian pertunjukan karena mengalami gejala gangguan kecemasan.

"Dia sangat tertekan ketika harus berdekatan dengan banyak orang yang tak dikenal," kata JYP Entertainment saat mengumumkan absennya Han dari aktivitas Stray Kids.

Dawon, anggota grup Cosmic Girls alias WJSN, juga harus absen bulan lalu karena masalah yang sama.

Fenomena itu terjadi setelah kematian para bintang K-pop seperti Sulli dan Kim Jong-hyun dari SHINee yang menderita depresi dan stres sejak lama akibat tekanan yang mereka alami sepanjang karier.

Kim Dong-wan, mantan anggota Shinhwa yang debut pada 1998, baru-baru ini menyiratkan tekanan mental yang sering dialami para musisi K-pop.

"Banyak (bintang K-pop) muda memikirkan sampai sejauh mana mereka mau menderita tekanan mental demi manisnya popularitas dan uang," kata Kim di akun SNS, Oktober, setelah kematian Sulli.

"(Industri K-pop) penuh dengan orang-orang yang ingin (musisi) muda terlihat sehat dan ceria meski mereka pada kenyataannya tak bisa makan dengan benar dan tidur secara nyaman."

Baca juga: Mina TWICE akan kembali temui penggemar usai empat bulan rehat

Baca juga: Sulli teman dekat Jonghyun SHINee yang bunuh diri Desember 2017


 

Penerjemah: Nanien Yuniar
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Melihat Santorini Korea di Desa Gamcheon-Busan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar