Jakarta (ANTARA News) - Mandala Airlines menargetkan jumlah penumpangnya naik 50 persen atau sekitar 6,75 juta penumpang pada 2009.

Chief Executive Officer Mandala Airlines, Warwick Brady, dalam acara "Annual International PR and Communications Conference 2008" di Jakarta Kamis mengatakan / Mandala telah mengalami pertumbuhan jumlah penumpang tiga kali lipat pada 2008 atau 4,5 juta penumpang.

Mandala mengklaim mempunyai kapasitas 500.000 tempat duduk per bulan dengan "load factor" di atas 85 persen.

Brady menambahkan, target Mandala itu bisa dicapai apabila kondisi perekonomian global dan Indonesia mendukung, terutama nilai tukar rupiah dan harga minyak global.

"Mandala bisa tumbuh sesuai rencana dengan catatan nilai tukar rupiah berkisar Rp12.000 dan harga minyak dunia dibawah 60 dolar per barrel," katanya.

Akan tetapi bila nilai nilai tukar rupiah melemah sampai 14.000 hingga 15.000 per dolar dan harga minyak dunia melambung di atas 60 dolar per barel, Brady mengatakan Mandala dan maskapai penerbangan lain akan menghadapi masalah serius.

Dia mengatakan, nilai tukar rupiah dan harga minyak dunia sangat mempengaruhi industri penerbangan karena banyak pengeluaran perusahaan seperti bahan bakar dan sewa pesawat menggunakan harga dolar Amerika.

"Tetapi industri penerbangan lumayan diuntungkan dengan penurunan harga minyak dunia yang bisa dikompensasikan dengan penurunan nilai tukar rupiah," katanya.

Selain optimis dapat meraih 6,75 juta penumpang, Brady mengatakan Mandala juga akan menambah frekuensi penerbangan dan pembukaan rute baru pada 2009.

Brady mengatakan pihaknya sedang mempertimbangkan akan membuka 10 rute baru termasuk rute regional.

PR Award 2008

Pada kesempatan tersebut, PR Society of Indonesia memberikan penghargaan PR Award 2008 untuk Chief Executive Officer Mandala Airlines, Warwick Brady, setelah dinilai sukses mentransformasi Mandala dari perusahaan lama milik militer menjadi maskapai generasi modern (modern generation airlines) hanya dalam kurun waktu satu tahun.

Warwick Brady terpilih dapatkan penghargaan ini karena sebagai pemimpin ia telah sukses merestrukturisasi perusahaan milik pemerintah menjadi maskapai terdepan di Indonesia yang disebut dengan `New Mandala`," demikian siaran pers PR Society yang diterima di Jakarta, Kamis.

Direktur PR Society of Indonesia, Magdalena Wenas mengatakan penghargaan tersebut diberikan kepada profesional yang memiliki integrasi dalam menjalin hubungan yang berkelanjutan dengan seluruh stakeholdersnya melalui penanganan yang tepat untuk sistem komunikasi dengan cara menciptakan dan menjaga reputasi sebuah organisasi.

"Warwick adalah CEO yang tepat untuk kriteria tersebut," ungkapnya.

Dijelaskannya, selama beberapa tahun terakhir, Mandala telah bertransformasi di seluruh area perusahaan mulai dari sisi operasional dan keselamatan penerbangan sampai dengan aspek komersial dan saluran distribusi.

Sementara itu, Warwick menyatakan sangat senang menerima penghargaan ini sebagai bagian dari hasil capaian prestasi perusahaan dalam memenuhi kebutuhan publik.

Keberhasilan transformasi ini adalah berkat kerja keras seluruh karyawan Mandala Airlines. "Saya bangga menjadi bagian dari proses restrukturisasi ini," ungkapnya.
(*)

Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2008