Kuala Lumpur (ANTARA News) - Wakil menteri pelajaran (pendidikan) Malaysia Razali Ismail, 59 tahun, memberikan buku ESQ "Rahasia Sukses Membangun Kecerdasan Emosi dan Spiritual" karya DR Ary Ginandjar kepada anak bungsunya Khairul Anwar sebelum meninggal mendadak ketika bermain bulu tangkis. Khairul Anwar, 15 tahun, mengatakan kepada Berita Harian, Sabtu, tidak menyangka pemberian buku ESQ merupakan hadiah terakhir dari ayahnya yang meninggal ketika bermain badminton di Dewan Institute Aminudin Baki, Genting Highlands, Jumat, sekitar jam 19.00. Ia mengaku menerima hadiah itu pada Senin pekan ini sebelum almarhum berangkat pergi ke kantor. Pesannya adalah agar anak bungsunya membaca karya motivasi "Rahasia Sukses Membangun Kecerdasan Emosi dan Spiritual" karya DR Ary Ginandjar. Razali Ismail selain menjabat sebagai seorang wakil menteri pelajaran, dia merupakan anggota parlemen Malaysia dari Kuala Terengganu. Pada Pemilu terakhir 8 Maret 2008 berhasil mengalahkan wakil Ketua PAS (Partai Islam se-Malaysia) Mohd Sabu. Ia sedang bermain badminton dengan beberapa dosen. Ketika mencoba mengembalikan bola sempat jatuh kemudian bangun dan bersandar tidak lama kemudian jatuh. Oleh kawan-kawannya langsung dibawa ke Hospital Bentong untuk otopsi. Selain hobi main badminton, Razali juga menyandang sabuk hitam olah raga Judo. Ia pernah operasi jantung di Institute Jantung Negara Kuala Lumpur. Diduga meninggal akibat serangan jantung ketika bermain bulu tangkis. Ia meninggalkan seorang istri dan tiga anak. Menteri pelajaran Malaysia Hishamudin Onn mendengar kejadian itu langsung menemui almarhum di hospital Bentong.(*)

Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2008