KTT Libya desak pihak bertikai tidak ganggu fasilitas minyak

KTT Libya desak pihak bertikai tidak ganggu fasilitas minyak

Kelompok bersenjata, yang berlomba menguasai Tripoli, ibu kota Libya, sepakat melakukan gencatan senjata. (AFP) (AFP/)

Berlin (ANTARA) - Konferensi tingkat tinggi (KTT) di Jerman menyuarakan desakan agar semua pihak menahan diri dari aksi permusuhan yang menargetkan fasilitas-fasilitas minyak.

Desakan itu tercantum dalam rancangan komunike akhir, yang terungkap pada Minggu.

KTT itu diselenggarakan dengan mengumpulkan kekuatan-kekuatan negara asing yang mendukung pihak-pihak bersaing di Libya.

Rancangan komunike juga berisi pengakuan bahwa perusahaan minyak negara yang berpusat di Tripoli, NOC, adalah entitas sah satu-satunya yang boleh menjual minyak Libya.

Rancangan tersebut akan dibahas dalam pertemuan puncak para pemimpin negara terkait.

Desakan disuarakan setelah para anggota suku yang bersekutu dengan komandan di Libya timur, Khalifa Haftar, memblokade semua pelabuhan minyak di Libya timur.

Sumber: Reuters
Baca juga: Jerman akan adakan KTT membahas Libya pada 19 Januari
Baca juga: Utusan Liga Arab: Negara asing kobarkan konflik Libya
Baca juga: Turki percepat pengiriman pasukan ke Libya

Penerjemah: Tia Mutiasari
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar