Paul Smith tutup Pekan Mode Paris dengan nuansa pesta

Paul Smith tutup Pekan Mode Paris dengan nuansa pesta

Tangkapan layar Instagram @paulsmithdesign yang menunjukkan sejumlah busana dari koleksi yang ditampilkan di Pekan Mode Paris 2020. (Instagram/@paulsmithdesign)

Jakarta (ANTARA) - Perancang busana Inggris yang melegenda, Sir Paul Smith, menutup pekan mode Paris dengan pertunjukan koleksi nostalgia, yang bernuansa pesta ulang tahun.

Pagelaran busana kali ini memang dijadikan Smith sebagai perayaan 50 tahun dia berkarya sebagai perancang busana.

Pagelaran busana Smith dihadiri oleh sejumlah bintang yang duduk di deretan depan seperti; Susan Sarandon, Bill Nighy, Jimmy Page, Sir Ian McKellen, Anna Wintour dan Jon Hamm.

Baca juga: Mirip tempat peluru, gelang kaki Gucci dikecam warganet

Smith dikenal dengan garis rancangan busana yang penuh warna, sehingga ketika pagelaran dimulai nuansa pesta ulang tahun yang semarak kian terasa.

Rancangan Smith kali ini banyak menampilkan siluet maskulin yang modern dengan warna utama biru langit. Koleksinya juga banyak menampilkan aksen berupa tali lebar, hoodie biru dan topi bucket, seperti dilaporkan The Guardian.

Smith mengatakan warna biru langit dipilih karena itu menandakan adanya optimisme di masa banyaknya protes yang terjadi di seluruh dunia.

"Meskipun beberapa desain lama kembali muncul dalam koleksi kali ini, namun seluruh penggunaannya dibatasi oleh sentuhan modern yang secara halus ditampilkan," kata Smith.
 
Kolase tangkapan layar Instagram @paulsmithdesign yang menunjukkan sejumlah busana dari koleksi yang ditampilkan di Pekan Mode Paris 2020. (Instagram/@paulsmithdesign)


Satu-satunya barang yang terasa benar-benar terlihat retro adalah mantel bulu imitasi panjang, yang dia sebut sebagai "jaket nenek".

Koleksinya kali ini memang didasari oleh produk fesyen terbaik yang dia rancang sebelumnya. Oleh sebab itu penampilan model yang berlenggak lenggok di atas panggung, tampak seperti pertunjukan arsip yang diputar kembali namun dengan nuansa baru yang berbeda.

Merefleksikan 50 tahun keberhasilannya di dunia fesyen dengan lebih dari 300 toko di seluruh dunia, Smith mengatakan bahwa filosofinya adalah, “dari hati, bukan dompet. Ini tentang konsistensi dan kerja keras. (Kami) tidak pernah menjadi nomor satu, tapi kami baik-baik saja."


Baca juga: Jiwa polos anak-anak jadi inspirasi Gucci

Baca juga: Off-White hadir dengan warna-warna berani di awal 2020

Baca juga: Tren lempengan penutup dada Zendaya sampai Gwyneth Paltrow

Penerjemah: Maria Rosari Dwi Putri
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Diprotes adakan "fashion show" dalam MRT, ini penjelasan dirut

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar