Tangerang (ANTARA News) - Pembangunan kampung haji di Kelurahan Blendung, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Banten, masih menemui kendala yakni lambatnya pengurusan sertifikat tanah.

Walikota Tangerang H. Wahidin Halim ketika dihubungi Senin mengatakan, seluruh persiapan pembangunan kampung haji seluas 17 hektar itu sudah siap, dan hanya menunggu pembuatan sertifikat tanah.

"Kalau sertifikat tanah sudah ada, kita tidak perlu lagi cemas karena memiliki kekuatan hukum dan aman membangun fisik proyek itu, rencananya sertifikat selesai awal Januari 2009," katanya.

Menurut dia, saat ini petugas dari BPN Kota Tangerang sedang melakukan penyelesaian adminstrasi yang sebelumnya status tanah banyak berupa girik.

Pembangunan kampung haji di lokasi yang berbatasan langsung dengan Bandara Soekarno-Hatta itu dimulai awal Januari 2009.

Dia mengatakan, pembangunan kampung haji itu akan dilakukan beberapa bulan ke depan, dan semua persiapan telah dilaksanakan dengan baik.

Proyek kampung haji itu juga dilengkapi berbagai sarana maupun prasarana penunjang seperti asrama, pasar swalayan, Islamic center, gedung pertemuan dan mampu menampung sekitar 1.500 jemaah.

Bangunan fisik kampung haji itu bernuansa Timur Tengah dan di lokasi itu juga tersedia pasar swalayan yang menjual aneka makanan dan minuman dari Arab.

Wahidin Halim enggan menyebutkan nominal dana untuk mewujudkan kampung haji tersebut, namun dia mengatakan mayoritas berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja daerah (APBD) Pemkot Tangerang.
(*)

Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2008