Bulu tangkis

Shesar terhenti di perempat final Thailand Masters

Shesar terhenti di perempat final Thailand Masters

Dokumentasi - Foto 'multiple exposure' pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Shesar Hiren Rhustavito mengembalikan kok kearah lawannya pebulutangkis asal Denmark Viktor Axelsen dalam pertandingan babak 16 besar Daihatsu Indonesia Masters 2020 di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (16/1/2020). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/ama. (ANTARA/ADITYA PRADANA PUTRA)

Jakarta (ANTARA) - Shesar Hiren Rhustavito terhenti pada babak perempat final Thailand Masters 2020 setelah ditundukkan pebulu tangkis unggulan kedua Shi Yu Qi 19-21, 15-21 dalam 38 menit.

Pada pertandingan yang berlangsung di Huamark Indoor Stadium Bangkok, Jumat, Shesar yang sempat tertinggal 15-19 pada gim pertama, berturut-turut membukukan empat poin untuk menyamakan kedudukan menjadi 19-19. Namun dua poin terakhir direbut Shi Yu Qi untuk memenangi gim pembuka.

"Yang pertama dari segi main, kalau dilihat dari kekalahannya, dari depannya saya sudah dikontrol lawan. Terus dari bola belakangnya dia variasinya bagus, smesnya susah ditebak. Sementara saya bola depannya terlalu banyak mengumpan untuk lawan. Saya dapat bolanya tidak enak terus," jelas Shesar.

Baca juga: Shesar tak ingin lengah hadapi Qi di perempat final Thailand Masters

Selanjutnya pada gim kedua, setelah sempat ketat pada empat poin pertama, Shesar tertinggal 4-8 setelah Shi mengumpulkan lima angka berturut-turut dan Shesar tidak pernah berhasil mengejar laju pebulu tangkis asal China itu.

"Sebenarnya kami sama-sama mencari kelemahan masing-masing saat reli-reli di lapangan. Saya dapat poinnya dari bola-bola reli dan mencuri dari smesnya. Tapi di poin-poin akhir saya malah memberikan umpan ke lawan. Variasi bola lawan banyak keluar, sementara saya lebih banyak menerima bola saja," katanya menceritakan.

Setelah terhenti di babak delapan besar, Shesar banyak mengevaluasi penampilannya. Ia berharap bisa tampil lebih baik pada turnamen berikutnya.

"Yang harus ditingkatkan adalah fisik, terutama kekuatan kaki dan tangan harus ditambah powernya. Terus masalah kelincahan di poin-poin akhir kadang saya juga masih lengah," tutur pebulu tangkis peringkat 20 dunia ini.

Baca juga: Thailand Masters 2020, Gregoria terhenti di perempat final

Baca juga: Menangi "perang saudara", Hafiz/Gloria ke semifinal Thailand Masters

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar