Rute baru VietJet Air diharap tingkatan wisatawan Indocina ke Bali

Rute baru VietJet Air diharap tingkatan wisatawan Indocina ke Bali

Penyambutan penerbangan perdana VietJet Air rute Hanoi-Bali di Bandara Ngurah Rai Bali, Minggu (26/1/2020). Antaranews Bali/Fikri Yusuf

Badung (ANTARA) - Rute baru yang dibuka maskapai asal Vietnam, VietJet Air yang menghubungkan ibu kota Vietnam, Hanoi dengan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, diharapkan mampu peningkatan jumlah wisatawan, tidak hanya dari Vietnam, tetapi juga dari negara-negara di kawasan Indocina.

"Dalam statistik kedatangan wisatawan asal Vietnam, kami mencatat pada 2018 lalu ada sebanyak 21.155 orang. Sedangkan pada tahun 2019 ada 39.818 orang wisatawan, angkanya tumbuh sangat bagus, mencapai 88 persen," ujar General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Herry A.Y. Sikado, di Mangupura, Minggu.

Ia mengatakan, wisatawan asal negara kawasan Indocina lain yaitu Kamboja, pada tahun 2019 tercatat sebanyak sebanyak 8.439 orang wisatawan datang di Bali, naik 119 persen dibanding dengan catatan di tahun 2018.

Baca juga: Promosi Danau Toba di Vietnam sukses lego 670 paket wisata

"Sedangkan untuk Laos dan Myanmar juga tumbuh dengan pertumbuhan sebesar 39 persen dan 25 persen. Tentunya kawasan ini juga merupakan kawasan yang memiliki potensi yang bagus," katanya.

Penerbangan VietJet Air dengan rute Hanoi-Bali yang baru dibuka tersebut akan dilakukan dengan frekuensi sebanyak tujuh kali setiap minggu dengan menggunakan pesawat tipe Airbus A320-200.

Perjalanan dengan nomor penerbangan VJ997 milik maskapai penerbangan berbiaya rendah atau low cost carrier (LCC) tersebut menempuh penerbangan langsung atau direct flight dengan waktu tempuh selama kurang lebih lima jam perjalanan.

Baca juga: Kemenpar-KBRI Hanoi berkolaborasi rebut wisatawan Vietnam

Penerbangan Hanoi-Bali dijadwalkan berangkat setiap hari pada pukul 10.00 pagi waktu Vietnam dan tiba di Bali pada pukul 16.25 Wita.

"Sedangkan rute sebaliknya dijadwalkan berangkat dari Bali menuju Hanoi pada pukul 17.30 Wita dan mendarat di Hanoi pada pukul 21.55 waktu setempat," ujar Herry Sikado.

Sebelumnya pada pertengahan tahun 2019 lalu, VietJet Air juga membuka rute penerbangan yang menghubungkan Bali dengan Ho Chi Minh City, Vietnam.

Herry menambahkan, semenjak beroperasi, penerbangan VietJet Air rute Ho Chi Minh City-Bali telah menerbangkan sebanyak 330 pesawat udara selama tahun 2019, dengan rincian 165 pesawat tiba di Bali dan 165 pesawat meninggalkan Bali.

"Jumlah penerbangan itu mengangkut 27.070 penumpang yang datang ke Bali serta 27.366 penumpang yang berangkat meninggalkan Bali. Secara total, dari bulan Mei hingga Desember 2019, VietJet telah menerbangkan 54.436 penumpang dengan rute Ho Chi Minh City-Bali," katanya.

Pewarta: Naufal Fikri Yusuf
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Hidayat Nur Wahid: sikapi penghentian umrah dengan bijak

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar