"Fiksi" Film Terbaik FFI 2008

Bandung (ANTARA News) - Fiksi karya sutradara Mouly Surya meraih Piala Citra untuk kategori Film Cerita Bioskop Terbaik dalam Festival Film Indonesia (FFI) 2008 yang berlangsung di Bandung, Jumat malam (12/12).

"Fiksi" unggul dari empat nominasi lainnya, 3 Doa 3 Cinta, Claudia/Jasmine, May, dan Under The Tree.

Ketua Dewan Juri Film Cerita Bioskop FFI 2008, Niniek L Karim mengatakan Fiksi pantas mendapatkan Piala Citra sebagai film terbaik karena dinilai terbaik dalam banyak hal, yakni Penulis Skenario Terbaik, Penata Musik Terbaik, dan Sutradara Terbaik.

"Tentu saja film itu sangat bagus dan layak karena dia unggul dalam banyak hal dibanding yang lain," ujar Niniek yang malam itu mengenakan stelan kebaya merah.

Sementara Mouly Surya sebagai sutradara menyatakan kebahagiaannya dalam jumpa pers setelah menerima Piala Citra.

"Ini film pertama aku, senang rasanya bisa dihargai. Joko (Anwar, penulis skenario) sebenarnya yang sangat membantu aku dalam menulis maupun penyutradaraan," kata Mouly yang sebelumnya terlibat di pembuatan film Merah Itu Cinta dan Mirror sebagai co-producer.

Dalam Kategori Sutradara terbaik, Mouly unggul dari empat nominasi lainnya yakni Garin Nugroho (Under the Tree), Rachmania Arunita (Lost in Love), Upi Avianto (Radit dan Jani), dan Viva Westi (May).

Fiksi adalah thriller produksi PT Surya Indrantara. Film ini dibintangi Ladya Cheryl yang juga masuk dalam nominasi Pemeran Utama Wanita FFI 2008.

Mouly mengungkapkan Fiksi adalah kisah cinta yang gelap di mana seorang perempuan mencintai seorang pria terlampau mendalam.

Dalam catatan tertulis, Niniek L Karim mengatakan penilaian dewan juri terhadap film adalah memenuhi unsur keindahan, signifikan pada zamannya, mencerminkan situasinya, relevan, dan menyentuh.

"Kini banyak anak-anak muda terjun ke bidang film dengan bekal pendidikan dan energi yang bagus. Di tangan merekalah perfilman Indonesia dan itu telah dibuktikan dalam karya yang disertakan," demikian Niniek. (*)

Pewarta: jafar
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2008

Komentar