Pati (ANTARA News) - Seorang anggota Polsek Cluwak, Kabupaten Pati, Jawa Tengah nekad menembak kepalanya sendiri di kamar kecil sebuah stasiun pengisian bahan bakar Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Wedarijaksa Selasa (16/12).

Salah seorang saksi yang juga warga daerah sekitar SPBU, Rifa`an, peristiwa itu berlangsung pada pukul 17.00 WIB. "Saya hanya mendengar bunyi letusan pistol dari kamar kecil nomor dua, kemudian dua orang polisi yang berada di luar bergegas memeriksa temannya itu."

Hanya beberapa menit setelah itu, lokasi tersebut diberi garis pembatas (police line) sebagai tanda warga dilarang melewati lokasi tersebut, namun warga sempat mengidentifikasi polisi pelaku bunuh diri itu bernama Brigadir Suwarno dan bersama dua temannya singgah ke SPBU untuk buang air kecil.

Sebelum masuk ke kamar kecil, Suwarno sempat meminta izin temannya membawa pistol, namun tidak diperbolehkan. Korban nekad membawa pistol itu dengan merebut dari mitranya itu dan segera masuk ke salah satu kamar kecil.

Tak lama setelah itu, terdengar bunyi letusan tembakan yang diduga dari korban yang menembakkan pistol ke kepalanya sendiri.

Pihak berwenang sendiri, termasuk Wakapolres Pati Kompol Charto Nuryanto yang dihubungi Antara via telepon, enggan memberi keterangan perihal insiden ini, termasuk motif dibalik dugaan bunuh diri ini.

Berdasarkan sejumlah keterangan masyarakat, pelaku bunuh diri itu sempat salah sasaran menembak warga ketika hendak melerai keributan dalam sebuah pertunjukkan musik di Desa Bleber Kecamatan Cluwak, kemarin sore (16/12) pukul 16.00 WIB.

Naas, tembakan peringatan untuk melerai perkelahian itu justru bersarang di tubuh seorang warga yang langsung dilarikan ke rumah sakit namun sayang nyawanya sudah tidak tertolong lagi.

Kemudian, Brigadir Suwarno bersama dua temannya mengendarai mobil patroli menuju kantor Polres Pati guna menjelaskan insiden salah tembak itu, namun di tengah perjalanan, Suwarno malah mengakhiri hidupnya dengan menembakkan pistol ke kepalanya sendiri di SPBU Wedarijaksa.

Jenazah Brigadir Suwarno baru dievakuasi dari tempat kejadian sekitar pukul 19.00 WIB. (*)

Pewarta:
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2008