"Kampus UNS di Madiun" didirikan UNS berkolaborasi dengan pemda

"Kampus UNS di Madiun" didirikan UNS berkolaborasi dengan pemda

Tim Pemkab Madiun dan UNS pada agenda penandatanganan kerja sama "Kampus UNS di Madiun" oleh Rektor UNS Prof Jamal Wiwoho di Gedung dr Prakosa Universitas Sebelas Maret Surakarta, Rabu (5/2/2020). (FOTO ANTARA/HO-Humas Pemkab Madiun/LR)

Insya Allah nanti pada tanggal 11 Maret 2020 akan dilaksanakan peletakan batu pertama pembangunan gapura "Kampus UNS di Madiun"
Madiun (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun, Jawa Timur bekerja sama dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Jawa Tengah untuk mendirikan kampus di wilayah setempat yang diberi nama "Kampus UNS di Madiun".

Wakil Bupati Madiun Hari Wuryanto di Madiun, Kamis mengatakan kerja sama tersebut telah ditandatangani Bupati Madiun H. Ahmad Dawami sebelum bertolak ke Amerika Serikat.

"Pertemuan hari ini merupakan tindak lanjut dengan agenda penandatanganan oleh Rektor UNS Prof Jamal Wiwoho di Gedung dr Prakosa Universitas Sebelas Maret Surakarta," katanya.

Menurut dia, UNS sudah lama bekerja sama dengan Pemkab Madiun, yakni sejak tahun 2013 dengan membentuk Program Studi di luar Kampus Utama (PSDKU) bernama Akademi Komunitas yang ada di Caruban, Kabupaten Madiun.

Seiring banyaknya minat warga Madiun dan sekitarnya mengikuti pendidikan tinggi tersebut, katanya, UNS ingin mengembangkan kerja sama tersebut dengan mengubah Akademi Komunitas yang sekarang sudah ada, menjadi Kampus UNS di Madiun.

Dengan adanya kampus UNS di Madiun, diharapkan dapat menciptakan sumber daya manusia (SDM) unggul di Kabupaten Madiun dan lebih menarik investor untuk masuk ke Kabupaten Madiun.

"Insya Allah nanti pada tanggal 11 Maret 2020 akan dilaksanakan peletakan batu pertama pembangunan gapura 'Kampus UNS di Madiun'," kata dia.

Selain itu, Pemkab Madiun juga ingin agar izin ke kementerian terkait dapat segera diurus sehingga pada tahun ajaran baru tahun 2020 sudah bisa menerima mahasiswa di Kampus UNS di Madiun.

Sementara, Rektor UNS Prof Jamal Wiwoho menyetujui dengan penamaan "Kampus UNS di Madiun" tanpa ada embel-embel nama PSDKU.

Pihaknya menegaskan bahwa pendidikan di luar kampus utama itu diperbolehkan. Hal itu sesuai Permenristeksdikti Nomor 1 tahun 2017 sehingga tidak masalah dengan penamaan "Kampus UNS di Madiun": karena proses pembelajarannya pun tidak berbeda dengan di kampus utama.

Acara penandatangan kerja sama tersebut disaksikan oleh Wakil Bupati Madiun Hari Wuryanto didampingi Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan, Staf Ahli, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Bappeda, Kepala BPKAD, Kepala Dinas PU, dan Kepala Dinas Pertanian.

Para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) tersebut turut hadir guna menyakinkan pihak UNS bahwa dari Pemkab Madiun siap untuk mengembangkan "Kampus UNS di Madiun".

Baca juga: Kerja sama dengan UEC Jepang dijajaki UNS tingkatkan kualitas SDM

Baca juga: Kemenkes gandeng UNS jadi kampus sehat

Baca juga: Presiden sambut baik pendirian Universitas di Madiun

Pewarta: Louis Rika Stevani
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Wapres Ma'ruf Amin dapat penghargaan dari UNS

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar