Anggaran Formula E disarankan untuk tangani banjir

Anggaran Formula E disarankan untuk tangani banjir

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan) didampingi pebalap Sean Gelael (kiri) didalam mobil listrik ketika mengikuti konvoi melintas di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Jumat (20/9/2019). Kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari promosi Pemprov DKI Jakarta dalam menyambut penyelenggaraan balap mobil listrik Formula E tahun 2020. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/pd. (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)

Lebih baik jangan ada deh Formula E. Hambur-hamburin duit dan efek bagusnya tidak ada
Jakarta (ANTARA) - Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah menyarankan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menggunakan anggaran Formula E kepada upaya mengatasi masalah yang lebih genting, salah satunya banjir Jakarta.

"Memang rakyat Jakarta masih butuh sentuhan atau konsentrasi Pak Gubernur,  terkait dengan penyelesaian banjir, ini yang menjadi prioritas menurut saya dan memang harus ditangani segera, tidak boleh tidak," kata Ida Mahdmudah saat dihubungi, di Jakarta, Senin.

Menurut Ida, penggunaan dana untuk perhelatan Formula E hanya menghambur-hamburkan uang anggaran Provinsi DKI Jakarta.

"Kalau saya sebagai anggota dewan ditanya. Lebih baik jangan ada deh Formula E. Hambur- hamburin duit dan efek bagusnya tidak ada," kata wanita yang memegang jabatan Ketua Bidang Pembangunan di DPRD DKI Jakarta itu.

Baca juga: Formula E di Monas diminta dikaji kembali

Bagi Ida, belum ada kajian yang menunjukkan keberadaan balap mobil ramah lingkungan itu dapat menggenjot ekonomi Ibu Kota maupun pariwisata.

"Dari segi ekonomi mendongkrak juga sangat kecil tidak imbang dengan pengeluaran yang dikeluarkan oleh APBD," kata Ida.

Oleh karena itu, Ida berharap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mempertimbangkan ulang perhelatan Formula E yang saat ini masih mencari lokasi baru usai ditolak oleh Komisi Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka.

"Saya berharap Pak Gubernur mempertimbangkan ulang deh karena memang tidak memadai situasinya," kata Ida.

Sebelumnya, Komisi Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka meminta Pemprov DKI untuk memindahkan rencana pembangunan rute untuk Formula E.

Baca juga: Formula E pertimbangkan lokasi baru untuk seri balapan di Jakarta

Hal tersebut sudah disetujui oleh Pemprov DKI dan pihak penyelenggara pun segera mencari rute alternatif selain Monas.

Namun tidak lama berselang, muncul kabar bahwa Komisi Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka menggodok ulang keputusannya untuk memperbolehkan penyelenggaraan balap mobil listrik itu berlangsung di Monas.

Sebelumnya, Perhelatan balap formula E direncanakan akan digelar oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada 2020. Untuk mendanai balapan ini, Pemprov DKI Jakarta pun mengajukan anggaran dalam Anggaran Belanja dan Pendapatan Daerah Perubahan (APBD-P) 2019 dan APBD 2020. Tercatat hingga saat ini sudah ada empat anggaran yang diajukan dengan total mencapai Rp1,6 triliun.
 

Pewarta: Livia Kristianti
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Pemprov DKI tunda Formula E akibat COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar