Polisi periksa sopir taksi daring soal dugaan percobaan penculikan

Polisi periksa sopir taksi daring soal dugaan percobaan penculikan

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Yusri Yunus. ANTARA/Fianda Rassat/pri.

Sekarang kita undang untuk klarifikasi dulu. Sekarang dia ada di Polda Metro
Jakarta (ANTARA) - Penyidik Polda Metro Jaya kini tengah melakukan klarifikasi terhadap seorang oknum sopir taksi daring terkait perkara dugaan percobaan penculikan terhadap seorang karyawati berinisial T.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Yusri Yunus mengatakan sopir taksi daring yang bersangkutan saat ini sudah berada di Mapolda Metro Jaya untuk memberikan klarifikasi.

"Sekarang kita undang untuk klarifikasi dulu. Sekarang dia ada di Polda Metro, sudah datang untuk kita klarifkasi dulu," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Selasa.

Dia mengatakan pemeriksaan masih berjalan dan akan secepatnya menyampaikan hasil klarifikasi oleh penyidik setelah pemeriksaan selesai.

"Klarifikasi sementara masih berlangsung, klarifikasi ke sopir ya. Makanya sekarang kita tunggu saja," ujarnya.

Baca juga: Pengemudi taksi daring terduga pelaku penculikan diringkus polisi
Baca juga: PMJ persilakan korban percobaan penculikan di taksi daring melapor


Sang korban adalah seorang perempuan dalam akun Instagram @tiannnwu. Dalam ceritanya, dia mengaku hampir diculik pengemudi berinisial MIS dengan nopol mobil B-2601-BKV saat akan bepergian ke kawasan Dharmawangsa dan ICE BSD Tangerang.

Korban, kemudian berhasil lolos dari upaya penculikan karena menekan tombol darurat dalam aplikasi tersebut. Satgas penyedia aplikasi kemudian bergerak menuju lokasi untuk menjemput korban.

Karena aksi penculikannya diketahui, terduga penculik sekaligus pengemudi menurunkan korban di pinggir jalan kawasan Tol Kebon Jeruk.

Cerita dari sang korban kemudian disebarkan melalui akun Twitter Rasya @mllerasya pada Sabtu (8/2), dan disebarkan lebih dari 850 pengguna hingga saat ini.

Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Anies masih kaji ganjil genap untuk taksi daring

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar