Lima warga dinyatakan Dinkes Kabupaten Tangerang negatif corona

Lima warga dinyatakan Dinkes Kabupaten Tangerang negatif corona

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinkes Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten Hendra Tarmizi. (FOTO ANTARA/Adityawarman)

Warga Tangerang yang negatif corona itu tetap diharuskan melakukan pemeriksaan rutin ke puskesmas atau rumah sakit setempat.
Tangerang (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten memastikan sebanyak lima warga setempat negatif terkena virus corona setelah merayakan Imlek 2020 di China.

"Dari laporan rumah sakit yang kami terima bahwa warga dinyatakan aman dan diperbolehkan pulang," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinkes Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi di Tangerang, Jumat.

Hendra mengatakan kelima warga itu seorang di antaranya dirawat di RS Ciputra, Cikupa Tangerang dan lainnya di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso Jakarta.

Dia mengatakan setelah menjalani perawatan selama 14 hari, maka petugas medis dapat menyimpulkan bahwa mereka tidak terkena virus vorona.

Bahkan, kata dia, pihak rumah sakit telah memperkenankan warga tersebut untuk pulang ke rumah masing-masing dan diharapkan dapat melakukan kontrol kesehatan bila terasa kondisi badan yang mencurigai.

Menurut dia bahwa kelima warga tersebut berlibur ke China sembari merayakan Imlek di negara "Tirai Bambu" itu.

Pihaknya mendapatkan laporan bahwa hasil laboratorium medis warga tersebut dinyatakan negatif corona.

Meski begitu, pihaknya merasa lega setelah adanya laporan medis karena selama ini terus menunggu hasil dan keluarga serta tetangga akhirnya mendapatkan kepastian.

Dia mengharapkan warga yang negatif corona itu tetap diharuskan melakukan pemeriksaan rutin ke puskesmas atau rumah sakit setempat.

Ia menambahkan selama dua pekan pihaknya melakukan pemantauan terhadap warga tersebut terutama mengenai kondisi tubuh seperti demam atau sesak nafas.

Meski begitu, kata Hendra Tarmizi , pihaknya berharap agar warga yang telah diperkenanlan pulang itu untuk dapat istirahat dalam beberapa hari di rumah, diupayakan tidak melakukan kegiatan luar ruang.

Sementara itu, Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar berharap warga yang usai bepergian ke luar negeri untuk dapat memeriksakan kesehatan bila kondisi tubuh terasa demam tinggi dan sesak nafas.

Mantan anggota Komisi I DPR RI itu menambahkan upaya pencegahan tentu telah lebih baik untuk menghindari dari segala penyakit. 

Baca juga: Mahasiswa yang dipulangkan dari China sehat, sebut Dinkes Banten

Baca juga: Tujuh upaya Pemkot Tangerang dalam menghadapi virus corona
​​​​​​​

Baca juga: Dinkes Kota Serang pantau mahasiswanya yang kembali dari China

Pewarta: Adityawarman(TGR)
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Masih buka hingga malam, 2 pasar di Sampit dibubarkan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar