Polisi: Tim masih lakukan pencarian korban kecelakaan laut Papua

Polisi: Tim masih lakukan pencarian korban kecelakaan laut Papua

Para korban selamat yang berhasil dievakuasi oleh tim gabungan Polri dan TNI, beberapa jam setelah terjadi kecelakaan laut di Mamberamo Raya, Papua. (ANTARA /HO-Humas Polda Papua)

Jayapura (ANTARA) - Pejabat Polda Papua menyatakan tim gabungan Polri dan TNI masih terus melakukan pencarian korban kecelakaan laut yang hilang di pantai pertengahan Kampjung Rowai dan Kampung Bonoi, Kabupaten Mamberamo Raya, Papua.

"Hingga kini tim gabungan dari Mapolsek Waropen Atas bersama anggota TNI masih terus melakukan pencarian korban hilang," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal di Kota Jayapura, Sabtu.

Pada Sabtu pagi, kata dia, tim gabungan mencoba melanjutkan pencarian tetapi karena cuaca buruk yaitu angin kencang dan gelombang tinggi maka proses pencarian ditunda sambil menunggu cuaca membaik.

"Kami meminta kepada seluruh warga untuk tidak melakukan aktivitasnya di laut untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan bersama. Di Papua sendiri beberapa bulan terakhir ini cuaca sangat buruk sehingga kami meminta para warga baik itu nelayan maupun pengguna jasa transportasi laut untuk tidak melakukan aktivitas sampai cuaca membaik," katanya.

Sebelumnya, pada Jumat (14/02), Pos Polisi Poiwai menerima laporan dari masyarakat bahwa telah terjadi kecelakaan laut yang menyebabkan satu orang belum ditemukan di daerah pesisir pantai Rowai dan Bonoi, Distrik Sawai, Kabupaten Mamberamo Raya.

"Laporan tersebut diterima dari Kapospol Poiwai Bripka MY Rumsano yang langsung berkordinasi dengan Kapolsek Waropen Atas Ipda Elton J Rumbiak dan anggota gabungan TNI-POLRI bersama masyarakat setempat untuk bergerak ke lokasi terjadinya kecelakan laut untuk melakukan pencarian korban," katanya.

Usai terima laporan, kata dia, tim gabungan langsung ke lokasi kejadian dan menemukan para korban selamat sebanyak 13 orang dan salah satu korban selamat berusia balita. "Untuk korban yang belum ditemukan yaitu atas nama Yulianus Imbiri (70)," katanya.

Sedangkan, para korban yang selamat langsung di evakuasi ke Kampung Rowai, Distrik Sawai dengan menggunakan speedboat.

"Menurut keterangan dari saksi korban yang selamat, speedboat yang ditumpangi mereka bergeser dari Kampung Barapasi dan akan menuju ke Kampung Kaso namun di pertengahan pesisir laut Kampung Rowai dan Kampung Bonoi, cuaca extrim angin yang kencang dan gelombang laut yang tinggi," katanya,

"Sehingga speed boat yang mengangkut 14 orang tidak bisa dikendalikan kemudian terbalik dan penumpang berupaya menyelamatkan diri tetapi satu korban kecelakaan laut hilang dan belum di temukan," katanya.

Baca juga: Cuaca ekstrim, KM Risvin Pratama tenggelam di Laut Banggai

Baca juga: Enam wartawan alami kecelakaan laut karena diterjang gelombang

Baca juga: KSOP temukan retakan di Kapal Malinau Expres IX alami kecelakaan laut

Pewarta: Alfian Rumagit
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Kapolda dan Pangdam tinjau lokasi penembakan karyawan Freeport

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar